Vonis Diatas Tuntutan, Kuasa Hukum Akui Husni Thamrin “Down”

0
235

BengkuluKito.Com, – Kuasa hukum mantan Ketua DPRD Kabupaten Seluma, Husni Thamrin mengungkapkan sangat keberatan atas vonis yang diberikan majelis hakim kepada kliennya, Selasa (19/2/2019) di Pengadilan Tindak pidana korupsi (Tipikor) Bengkulu.

Dikatakan Kuasa hukum Ketua DPRD Seluma, yang memiliki nama sama dengan terdakwa, Husni Thamrin, dirinya sangat keberatan dengan vonis majelis hakim lantaran fakta persidangan tidak bisa dibuktikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Pertama, penuntut umum tidak bisa membuktikan bahwa terdakwa adalah pemilik proyek. Kedua, Ferry Andrian sebagai sekretaris sudah mencabut semua keterangan di BAP penyidikan. Jadi, keterangan yang digunakan adalah keterangan di persidangan,” ungkapnya.

Ketiga, bahwa perkara ini sudah selesai dari dahulu di Nandar Kusumah. Karena, si-Nandar sendiri tidak bisa membuktikan kapan dirinya dibawa oleh Husni Thamrin ke bank untuk menandatangani.

“Jaksa penuntut umum tidak bisa membuktikan bahwa tulisan dari pada Husni Thamrin identik dengan apa yang telah dilaporakan ke pihak forensik. Hingga saat ini tidak bisa dibuktikan,” tegasnya.

Sementara itu, untuk upaya hukum banding pihaknya akan konsultasi terlebih dahulu dengan terdakwa karena masih memilki waktu seminggu.

“Kita akan pikir-pikir dahulu. Mungkin dalam waktu satu dua hari kedepan kita akan ke Lapas untuk konsultasi kepada klien. Ya kita lihat dulu, inikan terdakwa masih down,” tutupnya.

Diketahui, mantan Ketua DPRD Kabupaten Seluma tersebut divonis tiga tahun penjara dan denda sebesar Rp.50 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu. Lebih tinggi dari tuntutan JPU sebelumnya, dua tahun penjara. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here