Pelempar Tas yang Diduga Bom, Pernah Ditahan Kasus Narkoba dan Diduga Kelainan Jiwa

0
282

BengkuluKito.Com, – Warga Kebun Keling Kecamatan Teluk Segara berinisial AN, pelaku pelemparan tas warna oranye di depan Mapolres Kota Bengkulu, yang diduga berisi bom diketahui pernah ditahan sebelumnya dalam kasus narkoba dan diduga mengidap kelainan jiwa.

Demikian disampaikan Kapolres Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo, Selasa (19/2/2019), di Mapolres Bengkulu.

Kata Kapolres, pihaknya sudah berhasil mengamankan pelaku dan berkoordinasi dengan pihak Brimob untuk minta dikirimkan Tim Penjinak bom (Jibom).

Tim Jibom Brimob Bengkulu saat tiba di depan Mapolres Bengkulu, memeriksa tas yang diduga berisi bom.

“Orang itu berhasil kita amankan, setelah itu kita berkoordinasi dengan pihak Brimob untuk mengirimkan Tim Jibom. Kemudian, kita juga menginterogasi orang tersebut, kita juga memintai keterangan terhadap warga tempat pelaku tinggal dan juga tempat keluarganya,” terang Heru.

Jadi, sambung Kapolres, berdasarkan keterangan-keterangan yang disampaikan keluarganya maupun masyarakat sekitar tempat pelaku tinggal, bahwa yang bersangkutan mengalami kelainan kejiwaan.

“Namun, hal ini masih kita perdalam dulu ke RSJKO. Tadi sudah disposal dari Brimob, dan masih kita tunggu nanti hasil penelitiannya dari Brimob,” ungkapnya.

Saat ditanyakan hasil pemeriksaan tas yang diduga bom tersebut? Kapolres menjawab, “kalau keterangan dari pelaku tadi pakaian. Tapi kan kita harus melihat hasil dari penelitian Tim Jibong Brimob tadi, untuk motifnya tidak ada. Tadi kan pas kita periksa, dia (pelaku) menjawab ya lempar-lempar begitu saja,”

Terkait pelaku pernah ditahan dalam kasus narkoba? Lanjut Kapolres, “Ya betul, pelaku pernah ditahan pada kasus narkoba, sendirian,” jelasnya. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here