Husni Tamrin Dituntut 2 Tahun Penjara

0
130

BengkuluKito.Com, – Mantan Ketua DPRD Kabupaten Seluma, Husni Tamrin, dituntut dua tahun penjara dan denda sebesar Rp. 50 juta subsidiar tiga bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Jum’at (8/2/2019) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bengkulu.

Hal tersebut disampaikan saat digelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi Proyek Jalan Nanti Agung, Kabupaten Seluma senilai Rp. 1,2 miliar dengan nilai kerugian negara mencapai Rp. 440 juta.

Kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Nelly, terdakwa Husni Thamrin secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Minggu (10/2/2019).

“Dalam kasus ini, Husni Thamrin terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan dijerat dengan Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,” jelasnya.

Adapun hal yang memberatkan, sambung Nelly, Husni dianggap tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

“Hal yang meringankan terdakwa berlaku sopan dan tidak pernah dihukum sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Husni Tamrin menyatakan akan mengajukan Nota Pembelaan atau Pledoi yang nantinya akan disampaikan pada persidangan pekan depan.

“Nanti ada pledoi yang kita bacakan, baik dari saya maupun kuasa hukum yang menjelaskan dan menceritakan jika saya memang tidak terlibat dalam kasus ini,” singkat Husni.

Diketahui, sidang ini dipimpin hakim ketua, Slamet Suripto, hakim anggota I, Agusalim, dan hakim anggota II, Henny Anggraini. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here