Tidak Ajukan Banding, Dirwan Mahmud Terima Vonis Majelis Hakim

0
152

BengkuluKito.Com, – Tim kuasa hukum Bupati Bengkulu Selatan nonaktif, Syaiful Anwar menyatakan menerima putusan majelis hakim yang diberikan kepada Dirwan Mahmud.

“Dalam kesempatan ini kami menyampaikan hasil koordinasi kami dengan klien kami, beliau (Dirwan Mahmud) tidak akan melakukan upaya hukum banding dan klien kami menerima atas vonis yang diberikan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bengkulu,” kata Syaiful, Kamis (31/1/2019).

Selanjutnya, terkait dengan hal ini juga, penasehat hukum sudah berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) bahwa kliennya Dirwan Mahmud tidak akan melakukan upaya hukum banding.

“Kami juga sudah menyampaikan surat kepada JPU, Dirwan Mahmud tidak melakukan upaya hukum banding sehingga bisa langsung di eksekusi sesuai dengan permohonan yang telah kami sampaikan dengan KPK,” terangnya.

Sebelumnya, Jaksa dari KPK telah melakukan klarifikasi dan koordinasi kepada pihaknya untuk menanyakan jadi atau tidak Dirwan Mahmud melakukan upaya hukum banding.

“Kemaren sudah ke KPK, Dirwan Mahmud melalui kami sebagai penasehat hukum menyatakan secara tegas tidak melakukan upaya hukum banding,” ucapnya.

Syaiful menambahkan, alasan mengapa kliennya tidak melakukan upaya hukum banding dikarenakan takut jika kasus pidana korupsi sendiri, dan mendapatkan sanksi yang lebih tinggi.

“Untuk vonis yang diberikan oleh hakim sendiri klien kami menerima tetapi beliau tidak mengakui atas dakwaan dan tuntutan yang dilakukan oleh Jaksa KPK,” ungkapnya.

Dirwan Mahmud, sambung Syaiful, tetap pada pendiriannya jika apa yang ditudukan dalam perkara ini dirinya tidak tahu sama sekali.

“Untuk upaya Peninjauan Kembali (PK) sendiri kami masih melihat dahulu setelah proses ini berjalan dan tentunya kami mempersiapkan semuanya terlebih dahulu,” pungkasnya.

Diketahui, Bupati Bengkulu Selatan nonaktif, Dirwan Mahmud divonis 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp. 300 juta di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bengkulu. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here