PT Ahsani Karya Disebut Belum Miliki Izin

0
188

BengkuluKito.Com, – Pengacara warga Perumahan Bentiring yang rumahnya terkena dampak banjir, Reno, mengatakan pembangunan yang dilakukan PT Ahsani Karya belum memiliki izin, Rabu (23/1/2019).

Hal tersebut disampaikannya saat digelar hearing dengan sejumlah pihak yang berkaitan dengan permasalahan itu.

“Saat banjir terjadi, rumah klien saya mengalami banjir hingga terendam seluruh rumahnya. Sementara ini, diduga banjir akibat pembangunan perumahan oleh PT. Ahsani Karya dan kami telah mengantongi bukti PT Ahsani Karya belum memilki izin,” paparnya.

Disisi lain, Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu sekaligus yang memimpin jalannya hearing, Saur Manalu, menyampaikan hasil Sidak sebelumnya ditemukan gorong-gorong yang ada di kawasan tersebut memang terlalu kecil, dan ada tiga rumah yang berada di sana setiap hujan selalu digenangi air.

“Warga tersebut meminta keadilan dan solusi atas banjir yang terjadi,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten II Kota Bengkulu, Matriyani saat dikonfirmasi mengaku belum ada laporan terkait masalah ini dan dirinya juga sudah mengkonfirmasi kepada pihak DPMPTSP bahwa perusahaan tersebut belum memiliki izin.

“Kita akan mencari solusi yang terbaik. Jika dari developer bisa mengambil tanah (yang banjir) itu, mungkin bisa kita lakukan,” singkatnya.

Selain itu juga, Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Bengkulu Fery Rizal menjelaskan, kawasan tersebut memang sudah sering terjadi banjir sebelum dibangun perumahan, yang diakibatkan gorong-gorong disana sudah tidak mampu lagi menyalurkan air.

“Karena itu, kedepannya akan kita programkan (pembangunan) disana,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan pihak perusahaan, Iwan. Ia menuturkan kawasan tersebut memang sudah banjir sejak lama dan dirinya menggaris bawahi, yang banjir ini adalah 3 rumah warga, bukan seluruh perumahan.

“Kami sudah ada upaya solusi dengan warga, misalnya, gorong-gorong akan dibangun jembatan atau bantu timbun, atau juga membeli rumah tersebut,” tuturnya.

Terhimpun, sejumlah pihak yang dipanggil DPRD Kota Bengkulu yakni Asisten II, Kadis PUPR, Kadis Perkim, Kadis PTMPTSP, Camat Muara Bangkahulu, dan Lurah Bentiring Permai. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here