Panitia Deklarasi Jokowi-Ma’ruf Amin Penuhi Panggilan Bawaslu, Usin : Acara Deklarasi itu Internal, Bukan Kampanye

0
248

BengkuluKito.Com,- Pasca Deklarasi Ketua-Ketua Partai pengusung Calon Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin (Minggu, 13-01-2019), Bawaslu Propinsi Bengkulu dan Gakumdu melakukan pemanggilan pihak-pihak terkait dalam acara tersebut berdasarkan adanya temuan dan laporan yang masuk.

Hadir dalam panggilan permintaan klarifikasi di kantor Bawaslu Propinsi Bengkulu adalah Ketua Panitia Deklarasi Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH pada pukul 14.20 WIB

Ketika ditemui pewarta saat selesai pemberian klarifikasi, Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH menyampaikan panggilan klarifikasi untuk dirinya ada dua hal yakni berkenaan dengan penggunaan gedung persada bung Karno dari laporan Melyan Sori dan adanya penggunaan kenderaan dinas saat di arena deklarasi dari hasil temuan.

“Saya hadir di Bawaslu Propinsi atas panggilan klarifikasi dalam laporan dan temuan, ada dua materi yang akan dimintai klarifikasi nanti dengan Bawaslu dan Gakumdu, berkenaan dengan penggunaan gedung dan penggunaan kenderaan dinas” ujar Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH.

Didalam klarifikasi tadi, Usin menerangkan acara yang diselenggarakan di gedung persada itu adalah acara internal, bukan acara yang masuk pada kategori kampanye.

“Jangan semua kegiatan tim kampanye capres/cawapres dimasukkan pada kategori kampanye, karena ada yang bersifat acara internal dan ada juga yang bersifat eksternal sosialisasi ke masyarakat, kegiatan sosial dan kampanye terbuka/tertutup. untuk deklarasi kemarin adalah kegiatan yang bersifat internal, bukan kegiatan kampanye” urainya.

“Mengapa saya katakan bukan masuk kategori kampanye, Pertama, karena sejak awal pemberitahuan kami adalah format kegiatan deklarasi, format pemberitahuan pun kami tidak menyebut undangan, karena yang hadir tertutup untuk semua partai politik pengusung dan relawan yang sudah terdaftar di Tim kampanye nasional” terang Direktur Relawan TKD Jokowi-Ma’ruf Amin yang akrab dengan awak media ini.

Ditambahkan Bang Usin, berdasarkan Pasal 1 Angka 35 UU No.7 tahun 2017 tentang Pemilu, bahwa Kampanye adalah kegiatan peserta pemilu atau pihak Yang ditunjuk oleh peserta pemilu untuk meyakinkan Pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan/atau citra diri Peserta Pemilu.

“Jadi, dimana letak kegiatan deklarasi kami memenuhi unsur Kampanye ? kami tidak mengundang anggota masyarakat, peserta deklarasi adalah peserta pengurus partai dan anggota partai yang notabene adalah pemilih Jokowi-Ma’ruf Amin, orang-orang yang hadir disana tidak ada yang orasi untuk meyakinkan pemilih, jadi janganlah menginterpretasikan isi UU secara sendiri, karena definisi dan unsur yang dimaksud kampanye itu sudah jelas kok” tandas Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH.

Baca Juga : Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Amin ke Bawaslu, Masa Saya Lihat Plat dan Merk Mobil Dinas yang Datang ?

Berkenaan dengan Penggunaan Gedung Persada Bung Karno yang milik pemerintah, Usin menjelaskan penggunaan gedung itu telah memenuhi prosedur peminjaman dan menyelesaikan kewajiban sebagai peminjam.

“Kami telah mengajukan surat peminjaman ke Sekda, bukti surat sudah saya sampaikan, kami ajukan pinjaman karena banyak koq yang meminjam gedung itu sebelumnya, kewajiban untuk membayar biaya kebersihan gedung dan arena juga kami tunaikan, bukan gratisan, jika besok gedung itu dipinjam oleh Tim Capres lainnya ya monggo, kami tidak akan usil, kan itu fasilitas umum yang siapapun bisa menggunakan tanpa diskriminasi” sambung Bang Usin.

“Kita serahkan dengan pihak Bawaslu dan Gakumdu untuk menilai, yang jelas kami pastikan acara deklarasi tersebut bukan acara kampanye seperti yang diatur peraturan perundang-undangan, kalaupun ada klausul kategori Bentuk Kampanye lainnya, itu juga tidak masuk karena maksud dan faktanya itu murni acara dari internal untuk internal” tutup Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH yang juga mantan Aktivis Reformasi 98 ini.

Ketika ditanya mengenai penggunaan mobil dinas beberapa kepala daerah yang juga ketua partai pengusung, Usin hanya menjelaskan dirinya tidak mengetahui ada mobil dinas tersebut, karena posisinya saat itu berada didalam sejak awal pertemuan sampai acara deklarasi bubar.

Didapat informasi, Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Amin H.Muslihan DS,S.Sos,MM dan Gubernur Rohidin Mersyah juga akan memberikan klarifikasinya sore nanti karena pemanggilan yang direncanakan pada hari senin depan berbenturan jadwal agenda kunjungan ke daerah. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here