Klarifikasi di Bawaslu terkait Mobnas Gubernur Saat Deklarasi Jokowi, Rohidin : Mobil Dinas Gubernur di Garasi

0
423

BengkuluKito.Com,- Setelah melakukan klarifikasi Ketua Panitia Deklarasi dan Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Amin, gilirah Ketua DPD Golkar Propinsi Bengkulu memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu pada Jumat (18/1/2019) sore.

Kehadiran Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah untuk mengklarifikasi adanya dugaan mobil dinas (Mobnas) yang diduga ia gunakan saat deklarasi TKD – Jokowi-Amin pada Minggu (13/1/2019) lalu.

Rohidin menjelaskan, hari ini dirinya memenuhi panggilan Bawaslu Provinsi Bengkulu yang dijadwalkan hari Senin depan, namun karena hari senin telah dijadwalkan untuk kunjungan dan acara di daerah, Rohidin mempercepat panggilan tersebut terkait dugaan pelanggaran saat deklarasi TKD Jokowi-Amin beberapa hari lalu.

“Tadi saya memang dimintai keterangan dan klarifikasi terkait adanya laporan masyarakat atas dugaan penggunaan mobil dinas saat deklarasi kemarin, dan saya ucapkan terima kasih kepada Bawaslu yang telah mengundang saya untuk memberikan klarifikasi atas dugaan mobil tersebut” terangnya.

“Ini tentunya sebuah kontrol yang produktif dan bagus dari masyarakat. namun perlu saya jelaskan bahwa pada hari Deklarasi kemaren saya tidak menggunakan mobil dinas kegubernuran seperti yang dilaporkan. saat itu mobil dinas gubernur berada aman di garasi, tidak digunakan siapapun” paparnya.

Rohidin menambahkan, undangan klarifikasi ini memang penting, karena jangan sampai laporan-laporan yang belum tentu benar diblowup sedemikian rupa seolah-olah itu suatu kebenaran.

Komisioner Bawaslu Propinsi Bengkulu Divisi Penindakan Pelanggaran, Halid Saifullah mengatakan jika bapak Rohidin Mersyah sudah dimintai keterangannya.

“Kendaraan yang diduga mobil dinas pak Rohidin Mersyah saat itu, ketika diklarifikasi ia tidak mengetahui adanya Mobnas tersebut. Saat ini Bawaslu Provinsi Bengkulu sedang mendalami kendaraan Mobnas itu dari mana asalnya,” ujarnya usai meminta keterangan Rohidin.

Halid menambahkan, Bawaslu juga akan meminta keterangan dari beberapa bupati.

“Kita akan memanggil dan meminta klarifikasi dan keterangan, kita harapkan mereka hadir memenuhi panggilan kami” tutup Halid (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here