2 WNA Asal China Dianiaya di PLTU Pulau Baai, Ini Kronologisnya

0
233

BengkuluKito.Com, – Nahas nasib yang dialami Yan Guozhong dan Chang Cheng Yun, Warga Negara Asing (WNA) asal China ini mengalami luka serius serta memar di sekujur tubuhnya. Keduanya diduga menjadi korban pemukulan oleh mantan anak buahnya sendiri yakni RH di PLTU Pulau Baai, Rabu (16/1/2019) sekitar pukul 10.30 WIB.

Diceritakan saksi mata, Zuli Nurzandi, saat kejadian pemukulan dan penganiayaan berlangsung, dirinya sedang memindahkan barang disekitar lokasi kejadian.

Saat itu, katanya, korban sedang mengawasi karyawan yang sedang bekerja. Tidak lama kemudian, pelaku menemui dirinya dan berpesan.

“Dang, kamu dipanggil Mr. Hong diluar, lalu saya jawab. Iya nanti,” jelasnya.

Selanjutnya, sambung Zuli, dirinya melihat Mr. Yan pergi meninggalkan lokasi tidak jauh dari tempatnya bekerja. Selang satu menit, ia mendengar suara makian yang diduga suaranya pelaku.

“Kaulah yang mecat aku, inilah akibatnya kalau mecat aku,” ceritanya.

Mendengar suara tersebut, saksi langsung bergegas lari menghampiri asal suara dan di lokasi korban sudah tergeletak di tanah. Sedangkan pelaku, masih memegang sebuah kayu di sebelah korban.

“Saya bilang dengan pelaku, jadilah jangan dipukul lagi,” tambahnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno, membenarkan kejadian tersebut dan sudah ditangani Mapolres Bengkulu.

“Iya benar, sekarang lagi ditangani Polres Bengkulu,” ujarnya.

Akibat peristiwa ini, kedua pelaku harus dirawat di Rumah Sakit M.Yunus karena mengalami luka serius, pelipis mengalami bengkak, kaki memar akibat terkena benda tumpul. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here