Diduga Abaikan Janji, Begini Cerita Sedih Warga Adanya Perumahan Bentiring Permai III

0
733

BengkuluKito.Com,- Muryadi salah satu dari beberapa warga jalan Dharma Wanita Rt.05 Kelurahan Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu mengungkapkan kekecewaannya dan kesedihannya dengan adanya pembangunan Perumahan Bentiring Permai Tiga mengakibatkan banyak kerugian yang harus di alaminya.

Diceritakan Muryadi, Selasa (15/1/2019) bahwa pembangunan perumahan tersebut sangat berakibat kerugian yang cukup besar baginya dan beberapa warga lainnya.

“Dengan adanya perumahan tersebut rumahnya mengalami banjir yang harus kami alamainya bersama beberapa warga lainnya,” ungkapnya.

Ditambahkan Muryadi selama bertahun-tahun ini, banjir masuk kerumahnya baru sekarang-sekarang ini dan hal tersebut karena adanya pembangunan perumahan baru tersebut.

Karena, Lanjut Muryadi, sebelum adanya perumahan Bentiring Permai Tiga tersebut rumahnya belum pernah masuk air saat hujan hingga mengalami banjir yang cukup besar seperti ini.

“Ini lihatlah buku-buku anak saya basah dan rusak semua serta barang-barang yang ada dirumah saya hingga berantakkan semuanya serta sampai-sampai kotoran masuk kerumah saya saat banjir,”keluhnya.

Muryadi menunjukkan rumahnya yang banjir dampak Pembangunan Perumahan Bentiring III

Saat kejadian pun, tidak ada pyihak Pemerintah, DPRD maupun Pejabat lainnya yang melihat tetapi hanya Pak Camat memberikan uang dua ratus ribu rupiah.

Selain itu, pembangunan perumnas Bentiring Permai Tiga tersebut untuk pembuatan siringnya tinggi sebelah yang dilakukan oleh pihak Developer yaitu PT Ahsani Karya, itulah salah satu penyebab banjir selama kurang lebih empat hari

“Karena kejadian tersebut membuat saya dan beberapa anggota keluarga terpaksa tidur diatas pelapon rumah,”ucapnya.

Sementara itu untuk komunikasi sebelumnya adanya pembangunan tersebut, dirinya sempat bertemu dengan pihak Developer PT Ahsani Karya sebagai pemegang pembangunan perumanas bentiring permai tiga tersebut.

“Pakde (Muryadi) saya dari Developer izin bangun perumnas, nanti saya akan buatkan siring yang besar bersamaan pembanguan perumnas tersebut,” ungkapnya saat bertemu dengan pihak Developer sebelum pembanguan perumahan tersebut.

Setelah itu, lanjut Muryadi, saya diminta tanda tangan disebuah berkas, tidak tahu apa dan tidak tahu kalau kedepannya terjadi seperti ini.

Perlu diketahui, Kata Muryadi, baru tadi pihak Perumnas sempat bertemu dengannya terkait hal yang dirinya dan keluarga alami tersebut.

“Baru tadi nawar-nawari baiknya bagaimana, mau di nego dan tukar dengan beras bagaimana,” terangnya saat diringa bertemu dengan pihak Developer.

Tetapi, dirinya belum bisa menjawab sepenuhnya karena saya hanya meminta agar rumahnya tidak terkena banjir lagi akibat pembangunan tersebut dan siring-siring diperbaiki kedepannya.

“Tolonglah pihak Developer PT Ahsani Karya memikirkan saya dan keluarga yang kurang lebih sepuluh orang, masa saat banjir kami harus tidur di atas pelapon rumah kembali,”tandasnya.

Diketahui bahwa sebelumnya pihak DPRD Kota Bengkulu telah melakukan sidak dan pengecekkan langsung kelokasi pembangunan Perumahan Bentiring Permai tiga dan kedepannya akan mengagendakan serta pertanyakan seperti apa masalah perizinan yang dilakukan oleh pihak Developer. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here