Terungkap, Leher Kedua Anak Korban Sempat Dijerat Dengan Kabel

0
1230

Bengkulukito.Com– Setelah aparat kepolisian berhasil menangkap terduga JM pelaku pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu (12/1/2019), terungkap bahwa pelaku nekad mengeksekusi korban lantaran sakit hati dan leher kedua anak korban sempat dijerat menggunakan kabel charger.

Kata Kapolda Bengkulu, Brigjen Coki Manurung, SH. M.Hum, pelaku ini sudah merencanakan untuk menghabisi nyawa korban karena tidak terima berpisah setelah baru menikah selama dua bulan.

“rumah pelaku ini sekitar dua kilo jaraknya dari rumah korban, sekita jam 3 subuh, pelaku berjalan kaki menuju rumah korban. Namun, saat tiba di tkp, korban ternyata belum bangun dan pelaku memutuskan masuk lewat pintu samping,”ujarnya, saat press rilis Senin (14/1/2019) di Mapolda Bengkulu.

Setelah menunggu didalam rumah korban, sambung Coki, pelaku melihat kayu yang tersandar di samping kulkas. Lalu, sekitar pukul 05.00 Wib, korban keluar dari kamar dan pelaku langsung memukul kepala korban hingga korban tersungkur.

Kemudian, usai memukuli korban, tiba-tiba anak pertama korban ikut keluar dari dalam kamar. Merasa terdesak, pelaku juga ikut memukuli hingga anak pertama korban terjatuh dan disusul anak kedua korban yang ikut dipukul dengan menggunakan kayu yang sama.

“setelah kedua anak korban juga ikut tersungkur, pelaku sempat memeriksa urat nadi kedua anak korban untuk memastikan sudah meninggal. Merasa takut, akhirnya pelaku kembali menjerat leher anak korban menggunakan kabel Charger guna memastikan bahwa kedua korban benar-benar meninggal,”paparnya

Selanjutnya, usai mengeksekusi ketiga korban, pelaku bergegas meninggalkan TKP dengan menggunakan mobil korban menuju arah Rumah Sakit Curup. Saat itu, pelaku dengan sengaja memarkirkan mobil di RS Curup guna menghilangkan jejak.

“usai meninggalkan mobil di rumah sakit, pelaku kembali kerumah untuk berkemas dan langsung melarikan diri kearah Kota Bengkulu. Selanjutnya, merasa aksinya sudah diketahui aparat, pelaku berangkat menuju Bengkulu Selatan (Manna) dan disanalah pelaku di ringkus,” jelasnya

Akibat ulahnya, pelaku disangkakan pasal 340, 338 dan 365 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan hukuman mati. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here