Bupati Bengkulu Selatan Nonaktif Dituntut 7 Tahun Penjara

0
95

BengkuluKito.Com, – Bupati Bengkulu Selatan nonaktif, Dirwan Mahmud, akhirnya dituntut 7 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, Kamis (10/1/2019).

Dalam sidang yang dipimpin hakim ketua, Slamet Suripto, hakim anggota I Gabriel Sialagan, dan hakim anggota II, Rahmat, ini JPU KPK menilai terdakwa Dirwan Mahmud terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan Tindak pidana korupsi (Tipikor).

Terdakwa dikenakan Pasal 12 huruf a junto Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor junto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP junto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Terdakwa Dirwan Mahmud terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, karena itu terdakwa dituntut tujuh tahun penjara, dikurangi selama terdakwa menjalani masa tahanan dan denda sebesar Rp. 300 juta subsidiar 6 bulan kurungan,” ucap JPU KPK, saat membacakan tuntutan.

Kemudian, sambung JPU KPK, terdakwa Dirwan Mahmud dikenakan hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik selama tiga tahun sejak terdakwa selesai menjalani pidana.

Sementara itu, salah satu Penasehat Hukum terdakwa (PH), Syaiful Anwar menyatakan keberatan atas tuntutan JPU KPK.

“Kita menyatakan keberatan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Sebab, sejak awal difakta persidangan tidak ada klien kita (Dirwan Mahmud) memerintahkan untuk meminta uang tersebut. Baik dalam bukti percakapan antara Nursilawati dan Jukak, maupun bukti lainnya,” tegasnya.

Diketahui, perkara ini merupakan hasil tindakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang terjadi pada bulan Mei 2018 lalu di kediaman Dirwan Mahmud di Bengkulu Selatan atas perkara dugaan suap proyek jalan dan jembatan sebesar Rp. 98 juta.

Dalam OTT ini, KPK menetapkan 4 orang tersangka yakni Dirwan Mahmud, Istri Dirwan, Hendrati, keponakan Dirwan, Nursilawati dan Kontraktor, Juhari alias Jukak. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here