Proyek Belum Lunas, Para Kontraktor Minta Pinjaman Lunak

0
112

Bengkulukito.Com- Dalam polemik antara Kontraktor dan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu terkait proyek yang sudah selesai dikerjakan namun diduga belum dibayar 100 persen tampaknya belum menemui kesimpulan akhir.

Sebab, Kata Ditektur PT Rizki Putra Bersaudara, Abdul Rozak, dari hasil pertemuan terakhir dikantor Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Jum’at (4/1/2019) yang dihadiri Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Yuliswani belum menemukan titik terang.

Rozak mengaku, pertemuan saat itu Bank Bengkulu bisa memberikan pinjaman sebesar 50 persen dari tagihan para kontraktor dan konsultan. Namun, Rozak menyebutkan skema yang ditawarkan Pemprov tersebut belum bisa menutupi hutangny kepada pihak ke 3 yang mencapai 11 Miliar lebih.

“solusi yang ditawarkan pemprov saat itu kita apresiasi, disisi lain kita masih keberatan skema yang ditawarkan tersebut, sebab itu belum bisa menutupi semua hutang kami,”ujarnya, Senin (7/1/2019).

Sementara itu, Kedepan Rozak berharap skema pinjaman yang ditawarkan tersebut bisa menutupi semua hutang, keluhan dan permasalahan apabila diberlakukan seperti skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang suku bunganya rendah.

“kita berharap skema pinjaman tersebut nantinya seperti Kredit Usaha Rakyat, yang benar-benar suku bunganya rendah sehingga hutang bisa dilunasi semua,”harapnya

Diberitakan sebelumnya, polemik antara Kontraktor dan Konsultan dengan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu sempat memanas setelah Kantor Gubernur disegel lantaran para pihak kontraktor dan konsultan kecewa atas kinerja dan birokrasi Pemerintah Provinsi Bengkulu yang belum melunasi 100 persen pembayaran atas pekerjaan yang telah mereka selesaikan. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here