Janji Ciptakan Bengkulu Religius, Helmi Dinanti Tutup Lokalisasi Pulau Baai

0
198

Bengkulukito.Com – Dalam Janji Kampanye Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Dedi Wahyudi untuk menutup tempat maksiat serta menciptakan Kota Bengkulu yang religius mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

Namun, janji tersebut sepertinya belum sepenuhnya berjalan dengan baik.

Berdasarkan penelusuran media BengkuluKito.Com, ternyata salah satu tempat yang diduga menjadi sarang maksiat di Kota Bengkulu yakni lokalisasi Pulau Baai masih beroperasi dengan bebas.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan lokasi tersebut masih beroperasi dengan bebas.

Menurutnya, pemerintah harus mengambil sikap sesuai dengan janji kampanye Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu terplih untuk menciptakan Bengkulu yang religius.

“Kalau mau menutup tempat maksiat di Kota Bengkulu jangan tanggung-tanggung, seharusnya pemerintah harus mengambil sikap sesuai janji untuk menutup sarang maksiat di Kota Bengkulu,” ujarnya, Rabu (2/1/2018).

Disisi lain, sambungnya, ia sangat mendukung dan mengapresiasi terhadap apa yang sudah dilaksanakan pemerintah kota dalam menutup beberapa tempat hiburan malam.

Namun, dirinya meragukan apakah Pemkot Bengkulu berani menutup lokalisasi yang diduga menjadi sarang maksiat di Kota Bengkulu.

“Sekarang kami menunggu apakah berani Walikota menutup tempat yang diduga menjadi sarang maksiat di Kota Bengkulu tersebut. Jangan hanya menutup mata seolah-olah tidak tahu, dan hanya menutup tempat yang terlihat oleh masyarakat,” harapnya.

Terhimpun, pewarta sudah mencoba mengkonfirmasi Wali Kota Bengkulu dan KasatPol PP untuk meminta tanggapan. Namun, hingga berita ini dionlinekan belum ada respon dari pihak terkait. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here