Semua Pihak Sepakat, Polemik Kontraktor dengan PUPR Provinsi Bengkulu Clear

0
487

BengkuluKito.Com, – Terkait polemik kontraktor dan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu yang sempat mengakibatkan penyegelan di salah satu gedung Pemerintah Provinsi (Pemprov), Selasa (1/1/2019) akhirnya selesai.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti.

Ia menegaskan, jika hal tersebut sudah clear dan disepakati semua pihak.

“Malam ini saya pimpin rapat dengan kontraktor sekitar 50 orang, di dampingi Asisten I, II dan III, Kepala Dinas PUPR dan BBPKAD. Semua pihak menyatakan kesepakatan, dan para kontraktor memaklumi,” ujar Sekda usai pimpin rapat di Dinas PUPR Provinsi Bengkulu.

Semua kontraktor yang hadir, lanjut Sekda, sepakat menerima pembayaran pada anggaran perubahan 2019.

Sementara itu, juru bicara para kontraktor Anton Hirman menyatakan, setelah menerima penjelasan dari Sekda dan para Asisten, pihak kontraktor mengapresiasi respon cepat pemerintah daerah terkait polemik kontraktor dengan Dinas PUPR.

Sebelumnya, Gubernur Rohidin Mersyah telah memastikan penyelesaian polemik tersebut, sesuai dengan mekanisme aturan yang berlaku dan tidak ada ada pihak yang dirugikan.

“Coba dalami betul persoalannya, PUPR menerima berkas sudah tanggal 30 dan 31 Desember. Kontrak juga berakhir di tanggal itu, jadi kapan waktu verifikasinya?,” ujarnya.

Gubernur menegaskan, berkas para kontraktor bukan tidak diproses. Pada kesempatan yang sama, Rohidin juga berterimakasih pada kontraktor yang penuh tanggung jawab menyelesaikan pekerjaan 100% sampai tanggal 31 Desember. Sementara, untuk penyelesaian administrasi proyek tidak ada waktu lagi.

“Saya pastikan semua akan dibayar lunas sesuai dengan mekanisme aturan yang berlaku dan jangan ada pihak yang dirugikan,” tegasnya.

Selanjutnya, Rohidin juga menerangkan Silpa tahun ini lebih kecil dari tahun sebelumnya. Realisasi keuangan pada tahun 2018 meningkat 5 % menjadi 89,31%, dari tahun sebelumnya sebesar 84,51 %.

“Silpa kita jauh lebih kecil dari tahun 2017. Silpa 2017 sebesar Rp. 345 miliar, sedangkan tahun 2018 Rp. 208 miliar. Penyerapan anggaran naik 5 persen,” pungkasnya. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here