Tercatat, 91 Kasus Pelanggaran Pemilu Ditangani Bawaslu Provinsi

0
57

BengkuluKito.Com, – Selama setahun terakhir tercatat ada 91 kasus yang telah ditangani oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bengkulu terkait pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu).

Dikatakan salah satu Komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu, Halid Syaifullah, ada tiga mekanisme penanganan pelanggaran Pemilu.

“Untuk penanganan pelanggaran Pemilu oleh Bawaslu yakni pelanggaran administrasi, pidana serta kode etik,” ucapnya, Kamis,(27/12/2018).

Pelanggaran administrasi itu ditangani langsung oleh Bawaslu Provinsi ataupun Kabupaten/Kota, lanjut Halid, sedangkan pelanggaran pidana didorong dan dimasukkan ke sentra Gakumdu (Penegakan Hukum Terpadu) sampai kepada peradilan umum.

“Kalau yang etik itu ke DKPP (Dewan Kehormatan Pelaksana Pemilu), dan ini bisa masuk melalui pintu Bawaslu semuanya,” ujar Halid.

Ditambahkannya, terhadap pelanggaran yang telah tercatat tersebut, pihak Bawaslu akan melaksanakan tiga tekhnik tindakan untuk menyelesaikan persoalan itu.

“Memberikan rekomendasi langsung ke pihak terkait, sidang administrasi dan sidang sengketa proses,” terangnya.

Terhimpun, dari 91 kasus yang telah ditangani oleh Bawaslu Provinsi Bengkulu, ada 74 kasus yang merupakan temuan langsung dari petugas Bawaslu baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, bahkan tingkat kelurahan dan desa.

Kemudian, untuk 17 kasus pelanggaran lainnya merupakan hasil dari pelaporan sejumlah masyarakat, kelompok ataupun partai politik peserta Pemilu 2019. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here