Terapkan Asas Keadilan, KPU Provinsi: APK Peserta Pemilu Dibatasi

0
97

BengkuluKito.Com, – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu, Darlinsyah mengatakan saat pemilu 2019, Alat Peraga Kampanye (APK) peserta pemilu dibatasi oleh pihak KPU, Selasa (25/12/2018).

Hal tersebut guna menerapkan asas keadilan, agar peserta pemilu yang memiliki financial besar dan kecil dapat sama-sama terfasilitasi.

“Alat Peraga Kampanye kita batasi, baik yang mereka cetak dan kita sediakan. Kita menggunakan asas keadilan, dimana mereka yang memiliki financial besar dan kecil dapat terfasilitasi dengan sama-sama adil,” jelas Darlinsyah.

Ditambahkannya, tujuan pembatasan APK agar mendorong kawan-kawan dari peserta pemilu untuk lebih menyampaikan konteks dari pada kampanye tersebut, yakni menyampaikan visi dan misi.

“Membangun kesepahaman antara peserta pemilu dengan masyarakat, sampaikanlah ide-ide kreatif, visi misi dan lain sebagainya, yang akan dijadikan kontrak sosial antara peserta pemilu dan masyarakat,” terang Darlinsyah.

Seandainya nanti, sambung Darlinsyah, pada saat kampanye mereka (Caleg) mengatakan ini itu dan kemudian tidak bisa terpenuhi, maka silahkan ditagih pada pasangan yang mereka pilih.

“Kalau kita hanya menyebarkan baliho yang besar-besar, baliho kan tidak bisa bicara,” ungkapnya.

Menurut Darlinsyah, yang dibutuhkan oleh masyarakat sekarang adalah ingin melihat kualitas dari peserta pemilu dan wakil rakyatnya seperti apa.

“Ketika peserta pemilu menyampaikan dan menyerap aspirasi, itulah yang ingin kita bangun,” ucapnya.

Hal itu, lanjut Darlinsyah, agar nantinya peserta pemilu tahu apa yang dibutuhkan masyarakat tersebut, sehingga kawan-kawan peserta pemilu bisa mencari solusi.

“Solusi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, serta kedekatan peserta pemilu dan masyarakat dapat terbangun. Itulah mengapa KPU terhadap alat peraga kampanye tidak terlalu mendorong, dan yang kita dorong bagaimana mereka melakukan interaksi serta menemui masyarakat langsung,” pungkasnya. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here