Sidang Dugaan Cemarkan Nama Baik Kasek SDN 7, Terdakwa : Benarkan Kata “Pungli” dikutip dari Ucapan Dewan

0
222

BengkuluKito.Com,- Sidang lanjutan dugaan pencemaran nama baik Kepala Sekolah SDN 7 Kota Bengkulu oleh orang tua Wali Murid Isdarmi digelar di Pengadilan Negeri Klas 1A Bengkulu senin kemarin (17/12/2017).

Agenda sidang ini adalah pemeriksaan keterangan Terdakwa Isdarmi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum dan berdasarkan fakta-fakta persidangan.

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Yanto didahului dengan menanyakan keadaan kesehatan kepada Terdakwa lalu menanyakan tentang adanya materi pemberitaan sebagaimana bukti yang dihadirkan dalam persidangan.

“Iya benar, keterangan dari wartawan memang saya diwawancarai berdasarkan rekaman tersebut” terang Terdakwa Isdarmi.

Ketika Penasihat Hukum Terdakwa Isdarmi menanyakan apakah kata-kata pungli itu berasal dari terdakwa atau dari orang lain sebelumnya, Isdarmi menjelaskan istilah kata Pungutan Liar justru saya dapatkan dari anggota dewan saat acara hearing.

“Saya saat hearing menjelaskan adanya sumbangan-sumbangan yang memberatkan kami para orang tua wali murid, nah saat didalam acara hearing tersebut justru kami mendapatkan istilah Pungutan Liar itu dari ucapan anggota DPRD Kota Bengkulu” tambah Isdarmi yang bekerja sehari-hari sebagai Ibu Rumah Tangga yang pernah  menyuarakan keluhannya di DPRD Kota Bengkulu.

Selesai persidangan, Kuasa Hukum Terdakwa orang tua wali murid Isdarmi menyampaikan pemeriksaan perkara ini telah selesai dan menunggu tuntutan jaksa penuntut umum.

“Kita sudah meneyelesaikan perkara ini, dari seluruh rangkaian pemeriksaan sejak awal persidangan perkara ini sudah terang dan menunjukkan adanya pemaksaan perkara ini dinaikkan di persidangan” ujar Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH.

Ditambahkan advokat yang biasa disapa Bang Usin, Dari apa yang menjadi alasan Kasek SDN 7 nama baiknya tercemar dengan sudah dibuktikan didepan persidangan, seperti adanya pungutan, intimidasi hingga istilah Pungutan Liar berasal dari siapa telah diterangkan benar ada baik dari saksi yang dihadirkan JPU maupun saksi yang dihadirkan Terdakwa.

“Sebenarnya dari keterangan saksi-saksi dipersidangan sudah tidak terbantahkan benar adanya pungutan, adanya intimidasi jugan diterangkan oleh saksi-saksi dari JPU maupun dari kami, karena itu terkesan perkara pencemaran nama baik suasananya perkara korupsi, karena kita wajib membuktikan benar adanya keluhan warga yang disampaikan kepada DPRD Kota Bengkulu” urai Advokat/Pengacara Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH.

“Bahkan berkenaan dengan adanya pernyataan istilah pungutan liar, saksi-saksi yang semua diperiksa bahkan saksi dari anggota DPRD Kota juga menyampaikan dipersidangan pungutan liar, dan semua menerangkan memang benar adanya anggota DPRD Kota saat hearing menyampaikan istilah pungutan liar yang dikutip oleh terdakwa ibu Isdarmi sebagai materi apa yang disampaikan dan yang dibicarakan saat acara hearing tersebut” jelas Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH.

Ketika ditanya harapan dari Terdakwa atas rencana tuntutan JPU kepada Terdakwa, Usin Abdisyab Putra Sembiring,SH menanggapi santai dan berharap JPU bisa meluhat objektif dan bisa menuntut bebas.

“Ya kalo ditanya kepada kami, tentulah kami berharap Jaksa Penuntut Umum dalam posisinya yang  subjektif bisa berpihak pada objektivitas fakta dipersidangan, ya kami berharap Terdakwa dituntut bebas. Karena kita inikan bukan bicara menang atau kalah, kita bicara bagimana kebenaran yang hakiki dan kepentingan kedepan agar masyarakat yang kritis jangan dibungkam oleh pasal-pasal karet seperti ini” tegas Bang Usin sambil tersenyum.

“Sudah seharusnya lah JPU yang menangani perkara ini berdasarkan keterangan saksi-saksi yang sudah menerangkan fakta bisa memberikan rekomendasi untuk bidang Pidana Khusus (Pidsus) melakukan penyelidikan pokok perkara yakni dugaan pungli di sekolah” tutup Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH.

Untuk diketahui, sidang lanjutan perkara ini akan dilaksanakan pada hari senin depan (24/12/2018) dengan agenda pembacaan tuntutan hukum oleh Jaksa Penuntut umum. (CW1)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here