Di Nasal, Muspani Tanamkan Optimisme AEKI dan Kelompok Tani Mampu Tingkatkan Produksi Kopi Berkualitas

0
100

BemgkuluKito.com,– Tindaklanjut dari Rapat Kerja STAB Bengkulu bersama AEKI Propinsi Bengkulu salah satunya konsolidasi kelompok Tani di Nasal, Kabupaten Kaur kemarin (18/12/2018).

Sekitar 23 orang perwakilan petani kopi di kecamatan Nasal, Kaur berdialog dengan Muspani. Para petani wakil dari warga Desa Pasar Jumat, Suka Jaya, Tri Jaya dan Sumber Harapan ini adalah pertemuan kali kedua Muspani sejak bulan Agustus 2018.

Saat pertemuan pertama, Muspani kembali mensosialisasikan program Perhutanan Sosial dengan prioritas bukan menanam sawit ataupun Karet, namun prioritas utama adalah membangun kopi rakyat.

“Kita sudah punya pengalaman bagimana mobilisasi pembukaan lahan untuk menanam sawit dan karet, akibatnya ketika semua tanah kita ditanami 2 jenis tanaman perkebunan tersebut ketika harga turun, mau tidak mau rakyat yang merasakan turunnya harga tersebut” urai Muspani dihadapan perwakilan kelompok tani tersebut.

“Ironisnya, karena tahun 2018-2019 ini tahun politik, turunnya harga komoditas perkebunan sawit, dipolitisasi menyalahkan pemerintah, bahkan rame-rame membully pemerintahan saat ini, padahal umur tanam mereka rata-rata 7-12 tahun, kalo mau salahkan saat mobilisasi nanam sawit tersebut pemerintahan siapa ? Kenapa menyalahkan presiden Jokowi ?” seloroh Muspani saat itu.

Selain untuk melakukan pengecekan dan verifikasi anggota kelompok tani yang akan mengajukan permohonan sosial, pertemuan kali ini Muspani kembali menegaskan amanat Gubernur Bengkulu, tentang komiditi kopi sebagai unggulan Bengkulu.

“Ke depan, adik sanak petani kopi di Nasal harus memperbaiki kualitas produksi kopi. nanti serikat tani dan AEKI akan membantu mendampingi kelompok tani kopi”. Ujar Muspani.

Menutup sambutannya, Muspani memaparkan dan memberikan pesan, Pengembangan tumpangsari tanaman kopi dan lada atau jagung bisa dilakukan saat kopi mulai ditanam, dan kedepan petani kopi harus diberdayakan dengan pemilihan bibit kopi yg baik, pengolahan pasca produksi dan pembentukan koperasi-koperasi dikelompok. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here