Reses DPRD Kota, Masyarakat Keluhkah Keberadaan Panti Pijat

0
64

BengkuluKito.Com, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Marliadi, Selasa (11/12/2018) pagi menggelar reses pertama di Kecamatan Muara Bangkahulu dan Sungai Serut Kota Bengkulu. Hasilnya, beberapa warga mengeluhkan keberadaan panti pijat yang diduga menjadi tempat maksiat.

Kata Marliadi, tempat tersebut akan ditindaklanjuti jika memang dapat mengganggu ketentraman dan kenyamanan dari masyarakat sekitar panti pijat.

“Kalau itu memang mengganggu ketenangan masyarakat ya harus kita tindak. Seperti apa keberadaannya nanti, kita lihat dulu,” ucapnya.

Marliadi menambahkan, penindakan terhadap panti pijit tersebut juga jangan sampai menyalahi aturan.

“Jika memang terbukti keberadaannya mengganggu masyarakat, kegiatan di dalamnya banyak yang menyimpang maka akan diberikan teguran bahkan penutupan,” tegasnya. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here