Perangi Maksiat, Dedy Wahyudi Panggil Camat dan Lurah

0
75

BengkuluKito.Com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak main-main untuk mewujudkan Kota Bengkulu yang religius dengan ditertibkannya sejumlah tempat maksiat, sudah menjadi contoh nyata keseriusan Pemerintah Kota Bengkulu.

“Sudah bertahun-tahun kita nyatakan perang dengan maksiat tapi baru sekarang berani menghancurkan tempatnya,” kata Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi. Senin, (10/12/2018).

Selain itu juga, Sambung Dedy, kami sangat serius perangi maksiat ini dan akan memanggil seluruh Camat dan Lurah se Kota Bengkulu dan akan melakukan rapat Koordinasi yang akan berlangsung di ruang rapat Hidayah Kantor Walikota Bengkulu.

Untuk itu, Dedy menginstruksikan agar Camat dan Lurah kembali mengaktifkan kegiatan-kegiatan pemuda dan remaja di lingkungan masyarakat.

“Hidupkan lagi RISMA (Remaja Islam Masjid) dan Karang Taruna,” katanya. Hal ini dilakukan sebagai tindakan preventif agar remaja dan pemuda tidak ke arah maksiat,”terangnya.

Selain remaja dan pemuda, Wawali juga mengajak untuk seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat agar lebih peduli dan proaktif berperang terhadap maksiat. Terutama para Camat dan Lurah serta ASN (Aparatur Sipil Negara) dilingkup Pemkot menjadi garda terdepan perang terhadap maksiat dan jangan ada yang main-main dan ini sangat serius.

Selain itu juga, realisasi pembentukan RISMA dan Karang Taruna di deadline hingga akhir tahun 2018.

“RISMA harus terbentuk di masing-masing masjid yang ada di Kota Bengkulu hingga 31 Desember nanti,” tutupnya.

Sementara itu menurut Kepala Bagian Bina Kesejahteraan Sosial Sekretariat Kota Bengkulu Karnadi, Masjid yang terdata di kota Bengkulu sebanyak 481 unit. “RISMA yang dibentuk sesuai dengan jumlah masjid yang terdata itu, sedangkan Karang Taruna berdasarkan jumlah kelurahan,” demikian Karnadi.

Diketahui selain Camat dan Lurah, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah juga hadir untuk mensinergikan kegiatan perangi maksiat tersebut. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here