Mantan Kabid Anggaran DPPKA Kota Jadi Saksi Kasus Dana BK

0
168

BengkuluKito.Com, – Frans Antoni mantan Kabid Anggaran DPPKAD Kota Bengkulu, yang juga mantan terpidana kasus Sosialisasi Pajak Fiktif, Rabu (5/12/2018), menjadi saksi dipersidangan dengan terdakwa M Sofyan, Ikhsanul Arif, Elmi Yati, dan Yulian Firdaus, dalam kasus dana BK.

Dalam keterangannya, Frans Antoni menyebutkan terkait dasar hukum pengucuran dana BK di DPPKAD Kota Bengkulu tahun 2015 dirinya selaku Kabid anggaran tidak mengetahuinya.

Namun demikian, dipersidangan tersebut dia mengakui adanya pembayaran dana BK untuk pegawai DPPKAD dan beberapa SKPD lainnya.

“Kalau dasar hukumnya saya tidak tahu, karena pada saat saya masuk ke DPPKAD dana BK tersebut sudah ada,” ungkapnya dipersidangan.

Disisi lain, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Daniel Hutagalung, dalam persidangan itu menanyakan, apakah saksi mengetahui adanya pemotongan untuk pembayaran dana BK tahun 2015?

“Kalau pemotongan dana BK saya tidak tahu, tetapi saya ada menerima dana BK tersebut,” jawab Frans Antoni.

Kata dia, terkait dengan kelebihan pembayaran dana BK dirinya juga tidak mengetahui dikemanakan uang tersebut.

“Kalau saksi Ety mengatakan saya menerima uang kelebihan dana BK, itu tidak ada. Bukti saya menerimanya tidak ada. Saya tidak tahu kalau masalah kelebihan membayar Rapel dana BK tersebut,” ungkapnya.

Diketahui, sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi tersebut dipimpin oleh Ketua majelis hakim Jonner Manik, hakim anggota I Heny Anggraini, dan hakim anggota II Rahmat. (CW3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here