Ngaku Netral, Jokowi Gak Diundang Tapi Prabowo Jadi Tamu Kehormatan

0
168

BengkuluKito.Com,– Terkadang kata-kata yang keluar dari mulut berbeda dengan hati. Mulut manis, hati berkata beda. Seperti itulah kira-kira. Acara Reuni 212 yang penuh dengan balutan politik, apalagi jelang Pilpres 2019 ini sepertinya gak konsisten.

Kekeuh dan ngotot kalau acara ini gak ada tunggangan atau tunggingan politik, panitia sempat sesumbar akan mengundang semua orang termasuk Jokowi dan kubu oposisi.

Nyatanya, Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 sekaligus penanggung jawab acara Reuni Aksi 212, Slamet Maarif malah memutuskan untuk tidak jadi mengundang Presiden Joko Widodo.

Panitianya menyarankan Jokowi justru tidak hadir di acara yang digelar di Monumen Nasional ini. “Masukan dari para ulama. Serta arahan dari Imam Besar. Panitia memutuskan tidak mengundang secara tertulis ke Pak Jokowi dengan berbagai pertimbangan yang ada,” ujarnya usai acara diskusi yang dilakukan di Jakarta Pusat, Sabtu (1/12).

Alasannya sederhana, karena terkait sejumlah pertimbangan. Salah satunya adalah kenyamanan Jokowi sebagai kepala negara. Mereka justru minta agar Jokowi doakan aksinya biar sukses, aman dan tetap dalam koridor.

Tapi ada satu ungkapan dari panitia yang cukup bisa dibilang ‘baper politik’. Menurut Maarif, Jokowi dinilai kurang respek terhadap gerakan 212.

Itu karena menurut panitia, Jokowi belum bisa melaksanakan penegakan hukum dengan baik dan kriminalisasi terhadap ulama yang belum selesai sampai sekarang. Anyway, ini kriminalisasi yang mana sih? kok kayaknya gak kelar-kelar!

Lebih anehnya lagi, Jokowi batal diundang tapi kubu oposisi Prabowo justru jadi tamu kehormatan. Apa ini yang namanya netral? Percaya atau tidak, capres 02 ini jadi tamu kehormatan.

Undangan bahkan sudah dilakukan secara lisan oleh panitia Reuni 212. Namun Prabowo tak diperbolehkan bicara di panggung dan harus mengikuti aturan yang berlaku supaya tidak disebut sebagai acara politik (Opini).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here