Dedy Kurniawan : BIMTEK Kades Tidak Usah Ke Jakarta, Agar Uang Dana Desa Berputar Tetap di Mukomuko

0
293

BengkuluKito.Com,- Respon terkait pengusutan dana Bimtek Kepala Desa sekabupaten Mukomuko Tahun 2016 yang tengah diusut Penyidik Tipikor Polda Bengkulu disikapi oleh Ketua DPC Partai PDIP Kabupaten Mukomuko.

Menurut Ketua DPC PDIP Kabupaten Mukomuko Dedy Kurniawan, idealnya Peraturan Bupati (Perbup) disusun dan berorientasi seperti arahan Presiden Joko Widodo.

Dari kebijakan pemerintah kabupaten yang seharusnya memusatkan kegiatan-kegiatan bimbingan tekhnis hanya didalam lingkup kabupaten saja.

“karena inikan bimtek bukan judulnya studi banding, kalau studi banding kita belajar dengan desa lain, bukan ke jakarta, karena jakarta nggak ada desa” terang Dedy Kurniawan Ketua DPC PDIP Kabupaten Mukomuko yang saat ini kembali mencalonkan diri di DPRD Kabupaten Mukomuko.

“Presiden Jokowi sudah mengarahkan agar dana desa jangan di bawa lagi ke Jakarta atau ke daerah lain, harus habis di desa agar semua potensi yg ada di desa merasakan putarannya dana desa” ujar Pengusaha Muda Asal Penarik ini.

Dicontohkan Dedy, Dana Bimtek Kades tahun 2016 ini sebenarnya bisa dilakukan di Kabupaten Mukomuko, gak perlu mengeluarkan tiket pesawat dan biaya wisata, cukup panggil narasumber ke kabupaten Mukomuko.

“contoh saja jika bimtek diselenggarakan di kabupaten atau bimteknya disetiap kecamatan saja, otomatis semua keperluan bimtek bisa belanja dengan masyarakat kabupaten Mukomuko dan berdampak kepada putara ekonomi setempat, uang gak lari ke jakarta atau kemana-mana” jelas Dedy Kurniawan.

Jokowi bersalaman dengan sejumlah Kepala Desa saat kunjungannya ke Lampung. (Foto: Rusman/ Biro Pers Setneg RI)

Jokowi bersalaman dengan sejumlah Kepala Desa saat kunjungannya ke Lampung. (Foto: Rusman/ Biro Pers Setneg RI)

Untuk diketahui, setiap tahunnya Presiden Joko Widodo memberikan arahan terkait penggunaan dana desa, bahkan pada Pembukaan Acara Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosialisasi Dana Desa Tahun 2019 di Islamic Center Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (23/11/ 2018), Presiden meminta dana desa hanya berputar di desa, tidak dibawa lagi ke kota, apalagi ke Jakarta.

“Kami ingin ada perputaran uang di desa, di daerah. Jangan sampai dana desa keluar dari desa, enggak apa-apa keluar sedikit di lingkup kecamatan. Jangan sampai uang kembali ke kota, kembali ke Jakarta, semakin banyak beredar di bawah (desa), kesejahteraan masyarakat dipastikan meningkat,” tutur Jokowi .

Dalam kesempatan itu, Presiden mengingatkan agar pembelian material untuk pembangunan jalan, irigasi, dan jembatan misalnya, seperti batu kali, batu bata, pasir, semen didapat dari desa sendiri atau desa tetangga, seandainya tidak ada atau tidak mencukupi dibeli dari lingkup kecamatan. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here