Presiden Jokowi Tetapkan Kakek Anies Baswedan Jadi Pahlawan Nasional

0
117

BengkuluKito.Com,– Menjelang Peringatan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada tanggal 10 November 2018, Presiden Joko Widodo memberi gelar kepahlawanan pada enam tokoh nasional.

Diantara 6 tokoh yang mendapat gelar pahlawan adalah almarhum Abdurrahman Baswedan. AR Baswedan adalah pejuang dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.  AR. Baswedan adalah  kakek Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Keputusan pemberian gelar tersebut melalui Keputusan Presiden RI Nomor 123/TK/TAHUN 2018 tanggal 6 November 2018 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Adapun, keenam tokoh nasional tersebut adalah:

  1. Almarhum Abdurrahman Baswedan dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
  2. Almarhumah Agung Hajjah Andi Depu dari Provinsi Sulawesi Barat
  3. Almarhum Depati Amir dari Provinsi Bangka Belitung
  4. Almarhum Mr. Kasman Singodimedjo dari Provinsi Jawa Tengah
  5. Almarhum Ir. H. Pangeran Mohammad Noor dari Provinsi Kalimantan Selatan
  6. Almarhum Brigjen K.H. Syam’un dari Provinsi Banten

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan keluarga menghadiri langsung pemberian gelar kepada Alm. AR Baswedan dari pemerintah di Istana Presiden.

“Kami sekeluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas pemberian gelar bagi kakek Alm. AR Baswedan,” kata Anies di Balai Kota, Kamis (8/11/2018).

Anies Baswedan menceritakan proses penyematan gelar pahlawan bagi kakeknya dan lima tokoh lain tak terjadi tiba-tiba. Proses ini dimulai pada 2010, yang mengusulkan adalah Yayasan Nation Building, Yayasan tersebut dipimpin almarhum Edi Lembong.

Pada 2012 dewan gelar sudah memutuskan 9 nama untuk mendapatkan gelar pahlawan. Salah satunya adalah AR Baswedan.

Baca Juga : Kakek Anies Baswedan jadi Pahlawan Nasional, Berikut Alasannya.

Namun, pqda 2012 itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memutuskan, hanya 2 yang diberi gelar pahlawan yaitu Soekarno dan Hatta. Itu terjadi karena ternyata baru disadari bahwa keduanya belum mendapatkan gelar pahlawan.

“Jadi sembilan nama yang sudah diputuskan pada 2012 itu tidak jadi ditetapkan. Kemudian, pengajuan gelar pahlawan diproses kembali oleh Kementerian Sosial pada 2015 dan diresmikan oleh Presiden Jokowi hari ini,” Tutup Anies Baswedan saat usai penyematan gelar kakeknya. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here