Pasca OTT, Subdit Tipikor Polda Geledah Kantor Dinkes Benteng

0
300

BengkuluKito.Com,– Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap FG, Bendahara Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah, Rabu (7/11/2018) kemarin, Tim Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Mapolda Bengkulu
melakukan penggeledahan di kantor Dinas Kesehatan Kabuapten Bengkulu Tengah, Jum’at (9/11/2018).

Dari hasil penggeledahan tersebut, tim Subdit Tipikor Polda Bengkulu berhasil mengamankan tiga buah map biru yang diduga berisikan berkas – berkas yang berkaitan dengan pencairan dana BOK oleh FG selaku Bendahara Dinkes.

“Untuk rincianya kita tidak tahu berapa, yang jelas ada beberapa aitem yang kita sita dari beberapa ruangan,” ujar Kasubdit Polda Bengkulu, AKBP Adi Arisandi usai penggeledahan.

Adi menjelaskan dokumen yang diamankan tersebut berkaitan dengan tersangka, termasuk dokumen perencanaan dan dokumen menyangkut jawaban yang menjadi bagian dan akan dianalisa,” jelasnya

Ditanya apakah ada penetapan tersangka baru? Adi mengungkapkan hingga saat ini belum ada penambahan tersangka, sebab menurut andy, untuk penetapan tersangka itu harus di dasari dengan bukti – bukti dan data yang kuat.

“Makanya kita lakukan penggeledahan, tujuannya ialah untuk mencari bukti bukti agar dapat tersangka baru. Kalau datanya sudah lengkap, otomatis kita bisa mengetahui siapa saja yang terlibat,” tutup Adi

Diberitakan sebelumnya, OTT yang dipimpin langsung AKBP Adi Arisandi, S.Ik, Kasubdit beserta Kanit Tipikor Kompol Imam Wijananta, Tipikor Polda Bengkulu dan empat orang anggota tersebut berlangsung sekira pukul 15.30 Wib terkait dana gabungan usaha (GU) RSUD Bengkulu Tengah dan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) untuk puskesmas yang diduga adanya pemotongan 10 persen dari pencairan per-tiga bulan sekali oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Benteng.

Dari hasil penyelidikan, tersangka tersebut diduga mencairkan dana yang dikelola oleh dinas kesehatan Kabupaten Benteng sebesar 3.250.000.000 yang kemudian di distribusikan kepada seluruh penanggung jawab kegiatan.

Selanjutnya,selain tersangka FG, turut diamankan sebanyak 8 orang yang diduga sebagai penerima dana yang dikelola Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah, yaitu SY, LS, LN, SR, MA,ML,YW dan SB. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here