KPU Kota dan Kejari Lanjutkan MoU Pemilu 2019

0
57

BengkuluKito.Com, – Dalam rangka menyukseskan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu menyambangi Kejaksaan Negeri Bengkulu, Jum’at (9/11/2018).

Kata Ketua KPU Kota Bengkulu, Zaini, kedatangannya tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus melanjutkan MoU kerjasama pendampingan dalam proses Pileg dan Pilpres mendatang.

“Kita merasakan dukungan dan pendampingan TP4D selama ini dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Walikota kemarin sehingga bisa berjalan sukses. Harapan kita, Pileg dan Pilpres mendatang KPU juga minta didampingi agar dapat berjalan dengan baik dan tidak ada kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Disamping itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu, Emilwan Ridwan, mengungkapkan dalam silaturahmi antara KPU dan Kejaksaan negeri membahas beberapa hal.

Seperti, sambung Emilwan, memperkuat kerjasama yang sudah ada sebelumnya dalam bentuk TP4D yang sudah berjalan.

“Kita akan tetap melanjutkan kerjasama yang dilaksanakan pihak KPU dan Kejaksaan. Kita juga mencoba membangun hubungan kerjasama dalam bentuk MoU ataupun kesepakatan bersama, dalam konteks pendampingan pemberian pertimbangan hukum,” jelasnya.

Dilanjutkan Emiwan, tentunya pihak Kejari memberikan pendampingan terhadap KPU guna menghadapi kompleks permasalahan yang ada nantinya.

Karena, lanjut Emilwan, kedepan pihak KPU akan memiliki agenda besar yaitu Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang dijumlahkan memiliki lima agenda besar

“Tentunya itu akan menimbulkan friksi permasalahan, dan kewajiban Kejaksaan bidang Datun nantinya menggunakan sarana tersebut untuk memberikan pelayanan dan pertimbangan hukum,” terangnya.

Emilwan berharap, segala proses sengketa atau permasalahan nantinya dapat diselesaikan. Kemudian TP4D beserta Datun akan berjalan bersama apabila ada sengketa.

“Maka kita selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN) melakukan pendampingan. Harapan kita, jelas di Pileg maupun Pilpres tidak adanya hambatan. Seperti, sengketa dan hal-hal yang tidak kita harapkan dalam rangka pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang,” tutup Emilwan. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here