Terkait 3 Ton Durian, Sriwijaya Air Diminta Sesuai SOP

0
207

BengkuluKito.Com,- Dirjen Perhubungan Udara M.Pramintohadi Sukarni akhirnya angkat bicara terkait adanya maskapai Sriwijaya Air yang disebut-sebut mengangkut durian seberat tiga ton. Disampaikannya M.Pramintohadi Sukarni bahwa mengangkut durian tidak dilarang tetapi harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Pramintohadi Sukarno meminta pihak maskapai penerbangan dan pengelola bandara agar mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. terkait penanganan dan pengangkutan kargo atau barang-barang berbau menyengat supaya tidak mengganggu kenyamanan penumpang.

“Membawa durian, terasi, ikan asin dan barang berbau menyengat ke pesawat memang tidak dilarang, karena durian tidak termasuk kategori dangerous goods. Tetapi mengangkutnya harus mengacu pada SOP ” ujar Pramintohadi dikutip dalam keterangan resmi, Rabu 7 November 2018.

Pramintohadi menjelaskan fungsi kehadiran bandara di suatu wilayah adalah untuk memudahkan masyarakat mengangkut hasil bumi di daerah tersebut ke daerah lain menjadi lebih cepat.

Sebagai contoh, kata dia, salah satu komoditi dari daerah Bengkulu yaitu Durian, sudah diangkut dengan pesawat sejak tahun 2015. “Jangan sampai penumpang merasa tidak nyaman dengan bau-bauan yang ditimbulkan”, katanya.

seperti diberitakan, Maskapai Sriwijaya SJ 091 rute Bengkulu-Jakarta pada 5 November 2018 itu membawa 2.025 kg durian. durian itu dibungkus dalam kemasan khusus, namun baunya tercium hingga ke cabin pesawat yang mengganggu kenyamanan penumpang. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here