Pasca OTT, Bendahara Dinkes Benteng Jadi Tersangka

2
651

BengkuluKito.Com, – Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap FG, Bendahara pengeluaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Tengah, Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Polda Bengkulu akhirnya langsung menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Penetapan tersebut disampaikan langsung oleh Kasubdit Tipikor Polda Bengkulu, AKBP Adi Arisandi didampingi Kasubdit Penmas Bidang Humas dalam press realese, Kamis (8/11/2018) sore di Mapolda Bengkulu sekitar pukul 16.00 WIB

“OTT yang kita lakukan ini berlangsung di Gedung Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah. FG resmi ditetapkan sebagai tersangka, dan dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti uang sebesar Rp. 117.085.992,” jelasnya.

Data terhimpun, OTT yang dipimpin langsung AKBP Adi Arisandi, Kasubdit beserta Kanit Tipikor Kompol Imam Wijananta, Tipikor Polda Bengkulu dan empat orang anggota tersebut berlangsung sekira pukul 15.30 WIB.

OTT tersebut terkait dana Gabungan Usaha (GU) RSUD Bengkulu Tengah dan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk Puskesmas yang diduga adanya pemotongan 10 persen dari pencairan per-tiga bulan sekali oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Benteng.

Diketahui, tersangka tersebut mencairkan dana yang dikelola oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Benteng sebesar Rp. 3.250.000.000 yang kemudian didistribusikan kepada seluruh penanggung jawab kegiatan.

“Selain itu kita juga berhasil mengamankan 8 orang yang diduga sebagai penerima dana yang dikelola Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah, yaitu SY, LS, LN, SR, MA,ML,YW dan SB,” tutupnya. (MY)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here