Jadi Tempat Maksiat, 33 Warem Pantai Panjang Dibongkar

0
292

BengkuluKito.Com, – Sebanyak 33 warung remang-remang yang diduga sering dijadikan tempat maksiat hingga tindak kriminalitas lainnya di Pantai Panjang Kota Bengkulu, Kamis (8/11/2018) siang rata dengan tanah.

Penindakan yang dilakukan Sat Pol PP didampingi aparat kepolisian dari Mapolres Bengkulu, TNI, Dinas Pariwisata serta Pemerintah Kota Bengkulu ini sempat mendapatkan perlawanan dari pemilik warung.

Namun, penggusuran tersebut tetap berjalan lancar setelah pihak aparat memberikan pengertian.

“Menurut kami, apa yang dilakukan pemerintah ini tidak adil. Sebab kami merasa warung kami ini hanya sebagai warung kuliner biasa, mengelolanya pun kami harus meminjam koperasi. Tapi bisa apa kami, kalau memang pemerintah mau menggusur warung kami,” keluh salah satu pemilik warung, Rudi Hartono.

Sementara itu, Kepala Sat Pol PP Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi mengatakan apa yang dilakukan pemerintah terkait penggusuran warung remang-remang itu sudah sesuai dengan prosedur dan proses yang panjang.

Menurutnya, sebelum penggusuran pihaknya sudah melayangkan surat peringatan hingga beberapa kali agar para pemilik warung membongkar sendiri tempat mereka.

Namun, kata Mitrul, sampai batas waktu yang ditentukan para pemilik Warem tidak melaksanakannya.

“Sebelumnya, mereka ini dari tahun ke tahun sudah sering diperingatkan. Namun tetap saja membandel, dan harus diberikan sikap yang tegas dengan membongkar tempat mereka secara paksa,” tegasnya.

Pada dasarnya pantai panjang ini menjadi dambaan Pemerintah Kota dan Provinsi, sambung Mitrul, maka itu harus dihindari dari tempat maksiat dan minuman keras.

Mitrul menegaskan, pembongkaran yang dilakukan tersebut tidak tebang pilih. Sebab, melalui dinas teknis sudah mengcrosscheck lokasi ini dan pihaknya mempunyai data yang akurat terhadap pendataan Warem di pantai panjang.

“Warem yang kita bongkar ini warung yang bersifat remang-remang. Kalau hanya warung kopi ya tidak kita gusur, karena yang dibongkar ini datanya akurat tempat prostitusi,” pungkasnya. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here