Jokowi : Ayo Gotong Royong hijrah dari Ketertinggalan menuju Kemajuan Indonesia

1
215

BengkuluKito.Com,- Hadir dan Membuka Acara Pembekalan Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR-RI dari Partai HANURA, Jokowi membeberkan semua yang sudah dikerjakan dan akan dilakukan dalam pemerintahan yang dipimpinnya.

Dalam sambutannya, Presiden RI Jokowi menyampaikan negara kita ini membutuhkan pemimpin yang tegas namun tidak suka marah-marah.

“Negara kita ini membutuhkan pemimpin yang tegas, tetapi sekaligus mendengar. Tegas dalam bertindak. Mendengar aapirasi rakyat, mendengar suara rakyat, namun Tegas itu tidak sama dengan otoriter, karena Ada juga tegas yang suka marah-marah” ujar Presiden Jokowi dihadapan kader partai HANURA.

Ditambahkan Presiden Jokowi, kita harus menyampaikan kepada rakyat atas apa yang sudah kita lakukan dan sudah kita kerjakan untuk rakyat. Agar rakyat mengetahui dengan benar yang sebenar-benarnya, jangan hanya mendengar yang suka marah-marah saja.

“Rakyat kita didaerah dan dipelosok harus tahu bahwa telah kita telah alihkan besar-besaran dana APBN untuk kebutuhan yang betul-betul dibutuhkan oleh rakyat” pesan Jokowi dalam sambutannya.

“Kita alihkan APBN untuk Kartu Indonesia Sehat (KIS) 96 juta orang, Kartu Indonesia Pintar (KIP)  19juta diperuntukkan anak-anak dari keluarga yanh tidak mampu, Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 1.890.000 sudah dibagikan sebanyak 6juta orang dan tahun depan ditambah 10juta orang, sedangkan BPJS sudah 190juta orang” jelas Presiden Jokowi.

Dijelaskan pula, pada Pemerintahannya dalam mengalokasikan pembangunan ditingkat desa dari tahun 2015 hingga saat ini sudah mencapai 187 Trilliun.

“Kita sudah mengalokasikan pembangunan dan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat di pelosok desa, Untuk dana desa pada tahun 2015 sebesar 20T, untuk tahun 2016 sebesar 47T, dalam Tahun 2017 dialokasikan 60T, untuk tahun 2018 dialokasikan sebesar 60T dan untuk tahun 2019 kita rencanakan alokasi sebesar 70T. Sampai tahun ini total dana desa yang dikucurkan mencapai 187 Trilliun” beber Jokowi dalam pidatonya.

Kemudian dijelaskan pula dalam membangun daerah pada bidang infrastruktur sangat besar sekali untuk mempercepat hijrah ketertinggalan daerah yang timpang pembangunan selama ini.

“Untuk membangun infrastruktur didaerah, kita sudah mengalokasikan APBN sangat besar sekali, bahkan untuk tahun depan kita anggarkan 400 Trilliun” beber Jokowi sambil mengingatkan penjelasan ini yang penting untuk disampaikan kepada rakyat apa yang kita kerjakan dan kita lakukan.

Presiden Jokowi memanfaatkan moment ini membantah tudingan Antek Asing.

“Saya terus dituding antek asing, antek asing yang mana ? Block Mahakam yang dikuasai puluhan tahun oleh Negara Jepang dan Francis, pada 2015 kita serahkan 100% ke pertamina, Block Rokan yang dikelola oleh Chevron Amerika juga sudah  dikelola 100% oleh Pertamina. Jadi mana yang antek Asing ?” Tanya Presiden Jokowi.

Ditambahkan kembali oleh Presiden Jokowi, Freeport sudah lebih 40 tahun kita diberi 9%, saat ini kita sudah tandatangan agreement 51%, jadi pertanyaannya antek asing yang mana ? Jangan dibalik-balik.

“Kemajuan dalam infrastruktur Pembangunan, bandara besar, airport, dermaga, bendungan dan transportasi massal MRT yang telah direncanakan 30 tahun yang lalu, sudah selesai kita bangun dan saya sudah memiliki MRT, kalo mau coba untuk pakai nanti di bulan maret 2019” tambah Presiden Jokowi.

Menutup arahannya kepada para Caleg DPR, dan Seluruh Pengurus DPP dan DPD Partai HANURA se-Indonesia yang hadir, Presiden Jokowi mengajak semua komponen bangsa untuk bersama-sama mengantarkan ketertinggalan Indonesia menuju kemajuan bersama.

“Intinya kita berusaha sekuat tenaga bersama-sama untuk membawa Bangsa Indonesia ini hijrah dari ketertinggalan menuju kemajuan, hijrah dari masih ada kemisikinan ke kesejahteraan, hijrah ketimpangan menuju keaadilan ekonomi. Untuk hijrah menuju Indonesia butuh proses, ada tahapan bukan seperti membalikkan telapak tangan” tutup Presiden Jokowi yang disambut standing applause semua peserta yang hadir. (CW1)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here