2 Minggu Laporan Pimred Garudadaily , Kapolda: Secepatnya kita Proses

0
62

BengkuluKito.Com,- Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung memberikan respon atas laporan Wartawan yang juga Pemimpin Redaksi Media Online Garudadaily.com Doni Supardi ke Polda Bengkulu. Dalam laporannya, Doni menyebut Ketua DPRD Kota Bengkulu Baidari Citra Dewi diduga melakukan ancaman terhadap profesi wartawan.

“Secepatnya kita proses, segera dipanggil pihak terkaitnya,” kata Kapolda saat berdiskusi bersama Pengurus SMSI Bengkulu di Adem Resto, Jalan Mayjen Sutoyo Tanah Patah Kota Bengkulu, Selasa malam (6/11/2018).

Pernyataan Kapolda itu merespon pertanyaan pengurus SMSI terkait laporan wartawan Garudadaily.com yang sudah berlangsung dua minggu.

“Ada anggota SMSI yang melaporkan dugaan pidana UU Pers ke Polda Bengkulu, laporannya sudah dua minggu lalu, mohon pak Kapolda memantau agar laporan anggota SMSI itu diproses sesuai prosedur,” kata salah satu Pengurus SMSI kepada Kapolda.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Garuda Daily Doni Supardi berharap atas laporannya itu untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

“Saya berharap laporan saya segera diproses sehingga menemukan titik terang,” kata Doni.

Diskusi Kapolda bersama Pengurus SMSI dan Pimpinan Media Siber membahas soal suksesi Pileg dan Pilpres 2019. Dalam diskusi itu, Kapolda mengimbau media ikut menjaga situasi politik agar kondusif.

“Tugas kita bersama menjaga agar situasi politik di Bengkulu tetap adem,” kata Kapolda.

Sebelumnya, konflik antara Pemimpin Redaksi Garudadaily bermula dari adanya pemberitaan terkait rencana pinjaman Pemerintah Kota Bengkulu ke PT SMI sebesar Rp500 miliar. Garuda Daily memberitakan statement Ketua DPRD Kota Bengkulu Baidari Citra Dewi dengan judul “Ketua DPRD Kirim Sinyal Setuju Pemkot Ngutang”. Belakangan, Baidari tidak terima dengan pemberitaan itu dan kemudian diduga mengancam wartawan serta Pemimpin Redaksi Garudadaily.com.

Saat polemik sedang berlangsung, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu sempat meminta Ketua DPRD Kota Bengkulu menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers atas tindakannya itu. SMSI memberi waktu satu minggu kepada Baidari untuk meminta maaf, namun hal itu tidak digubris oleh yang bersangkutan.

Kemudian, Doni didampingi Pengacara yang ditugaskan SMSI melaporkan Bidari Citra Dewi ke Polda Bengkulu.

Menanggapi laporan itu, Baidari mempersilahkan pihak Garuda Daily melaporkan dirinya. Namun Baidari membantah jika tindakannya itu merupakan bentuk ancaman kepada wartawan dan Pemimpin Redaksi Garuda Daily. (CW1/Rillis)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here