RSUD Kota Tagih Janji Dana Bantuan Rp. 10 Miliar Dari Pemprov

0
69

BengkuluKito.Com, – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bengkulu, Selasa (6/11/2018) kembali kedatangan tamu. Kali ini giliran Waka I DPRD Provinsi, Edison Simbolon, menggelar Inspeksi mendadak (Sidak) guna meninjau pembangunan gedung baru di RS tersebut, Selasa (06/11/2018).

Turut serta dalam Sidak kali ini, Waka II DPRD Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnain dan Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah.

Kata Edison, RSUD kota sangat strategis lantaran terletak di tengah kota dan sudah selayaknya dibenahi.

Rumah sakit ini, sambung Edison, bukan hanya melayani masyarakat umum dari dalam Kota Bengkulu saja melainkan dari luar daerah juga ada.

“Kita selaku wakil rakyat di DPRD Provinsi memberikan apresiasi di bawah kepemimpinan Walikota Helmi Hasan, sudah tepat dan benar. Sebab, sangat dibutuhkan sekali RS ini untuk masyarakat kota Bengkulu,” ungkapnya.

Ditambahkan Edison, di zaman Ridwan Mukti sudah pernah berkunjung kesini dan siap membantu pembangunannya.

Dijelaskannya, pembahasan APBD 2017 itu menganggarkan dana sebesar Rp. 10 miliar. APBD dibagi rata dengan kabupaten/kota. Tapi sayangnya, anggaran 2017 itu belum terealisasikan sampai dengan tahun 2018 ini.

“Jadi tahun depan siap direalisasikan. Tahun depan kita siap memberikan bantuan dana untuk RSUD Kota sebesar Rp. 10 miliar,” janjinya.

Sementara itu, Waka II DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain mengatakan, ada satu Pekerjaan Rumah (PR) untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) berupa bantuan keuangan Rp. 10 miliar, yang sampai hari ini belum terealisasi.

Kebutuhan RSUD sudah mendesak, kata Teuku, apalagi di Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu sedang kekurangan dana. Makanya, salah satu efek terbesarnya itu pembatalan tes CPNS kota dan adanya wacana peminjaman dana ke PT SMI.

“Tolong kepada Pemprov Bengkulu, khususnya DPRD Provinsi dan Plt Gubernur, Rohidin Mersyah agar bisa membantu. Karena membantu disini, sama halnya membantu masyarakat Kota Bengkulu yang terkena musibah,” ucapnya.

Dilain pihak, Direktur RSUD Kota Lista Cherlyviera juga menagih janji Pemprov dalam hal bantuan dana Rp. 10 miliar tersebut. Sebab, terang Lista, kota juga bagian dari provinsi.

“Kalau dana 2017 itu sudah terealisasikan, rencana kami kedepan pembangunan itu sudah matang terlaksana. Seperti, operasional Kamar Gedung Operasi Ruang ICCU dan PICU. Dengan adanya Waka I DPRD Provinsi meninjau pembangunan disini, kita berharap aspirasinya bantu RSUD Kota bisa terlaksana. Karena ini semua untuk masyarakat,” pungkasnya. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here