Kapolda Bengkulu Bersama Elemen Ormas, BEM dan OKP Sepakat Jaga Keutuhan NKRI

0
211

BengkuluKito.Com,- Kapolda Bengkulu Brigjen.Pol.Drs.Coki Manurung kembali bersilaturahmi dengan elemen Ormas, OKP, BEM dan aktivis Kampus yang ada di Propinsi Bengkulu siang tadi (04/11/2018) di RM.Kalasan Kota Bengkulu.

Hadir juga Kabinda Bengkulu Gede Agung Putra Wicaksana,SH,MH, Dir Intelkam Kombes.Pol.Solihin,S.Ik, Kapolresta Bengkulu AKBP.Heru Priangodo K,S.Ik.

Acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Al-fatiha ini mengangkat Tema Dalam Bingkai Agama Menuntun Negara dihadiri pula Plt. Ketua PWI Bengkulu Sdr. SAHYARUDIN, Wakil PKC PMII, Korwil GMKI Bengkulu, KAMMI Daerah Bengkulu, IMM Prov. Bengkulu, PC. PMII Kota Bengkulu, HMI Bengkulu, GMNI Bengkulu, PMKRI Bengkulu, GMKI Bengkulu, Senat Mahasiswa IAIN Bengkulu, DEMA IAIN Bengkulu, PERMAHI Bengkulu, PM4L IAIN Bengkulu serta aktivis mahasiswa lainnya.

Dialog yang berlangsung baik itu terjalin komunikasi dua arah antara perwakilan mahasiswa yang antusias bertanya kepada Kapolda Bengkulu.

Dalam kesenpatan tersebut, Kapolda Bengkulu menjelaskan berkaitan dengan pertanyaan mahasiswa bagaimana tentang isyu Bela Tauhid yang muncul belakangan ini.

“Sebelum saya memulai menjelaskan, sebaiknya kita sepakat ya bahwa NKRI Harga Mati, terlebih kita sama-sama bertanggungjawab menjaga agar Propinsi Bengkulu dalam keadaan aman dan kondusif” ujar Kapolda Bengkulu Brigjen.Pol.Drs.Coki Manurung memulai penjelasannya.

Ditambahkan Kapolda Bengkulu, bahwa posisi kami POLRI menanggapi masalah isyu Bela Tauhid berada pada posisi objektiv.

“Walaupun perkara itu terjadi di Jawa Barat, tapi POLRI secara keseluruhan menitikberatkan dan mengingatkan kembali agar kita semua tidak terjebak dalam politik adu domba baik antar ummat antar agama maupun antar ummat dalam satu agama” tegas Kapolda Bengkulu yang akrab dengan media ini.

Kapolda Bengkulu makan bersama dengan Perwakilan Ormas,OKP, BEM, aktivis mahasiswa dan peserta lainnya

Sedangkan menjawab pertanyaan mahasiswa tentang bagaimana cara-cara menangkal HOAX yang saat ini terus beredar, Kapolda Bengkulu menjelaskan Polda Bengkulu telah membentuk satgas khusus.

“Masalah HOAX, Pihak Polri telah membentuk Tim Cyber Troops dan Cyber Crime yang terdiri dari 300 operator sebagai upaya pencegahan berkembangnya berita dan informasi HOAX, bahkan ada beberapa kasus yang kita tangani dan kebetulan mahasiswa, dan mahasiswa tersebut meminta maaf dan membuat pernyataan tidak mengulangi lagi” jelas Kapolda Bengkulu.

“karena itu kami berharap kita harus lebih pintar mendalami berita yang berkembang serta jangan terlalu mudah menyebarkan berita yg belum tentu kebenarannya, cek dan re-check penting sebelum menyebarkan informasi” lanjut Kapolda Bengkulu.

Menjawab pertanyaan mahasiswa Terkait persiapan Pilpres dan Pilleg 2019 yang akan datang, Kapolda Bengkulu Brigjen.Pol.Coki Manurung memberi pesan kepada mahasiswa, OKP dan Ormas yang hadir agar kita tidak terkotak dan terjebak pada politik adu domba.

“Yang paling utama kita jangan mudah di adu domba. Siapapun Presiden terpilih kedepannya, kita harus sama-sama mendukung dan pada saat pelaksanaan pemilihan nantinya cukup memilih sesuai hati nurani dan kepercayaan diri” terang Kapolda Bengkulu.

Ditambahkannya, Saat ini juga Polda Bengkulu beserta Jajaran sudah melakukan pengamanan dan pemantauan setiap tahapan jelang Pileg dan Pilpres Tahun 2019 serta terus-menerus menegaskan kejajarannya bahwa Polri bersifat Netral.

Setelah penyampaian Kapolda Bengkulu, Kabinda Propinsi Bengkulu yang juga hadir menjelaskan, Badan Intelijen Daerah Bengkulu juga tengah melakujan Patroli Cyber setiap hari untuk mendeteksi berita dan informasi HOAX.

“BIN Daerah Bengkulu saat ini juga telah menerapkan Patroli Cyber setiap hari, guna mendeteksi berita HOAX yang berkembang dan memposting berita dan infoemasi yang benar agar masyarakat bisa memahami berita atau keadaan yang sesungguhnya, jangan sampai terprovokasi oleh Informasi HOAX” tambah Kabinda Propinsi Bengkulu Gede Agung Putra Wicaksana,SH,MH.

Kabinda Propinsi Bengkulu Mengharapkan kepada Mahasiswa agar tidak terjebak dengan Politik Praktis dan Fragmatis.

“Mahasiswa jangan mau dijadikan alat oleh para elit-elit politik apalagi merusak watak mahasiswa dalam fragmatisme politik” pesan Kabinda Propinsi Bengkulu.

Sementara itu, Dir Intelkam Polda Bengkulu Kombes.Pol.Solihin,S.IK menambahkan agar silaturahmi seperti ini dapat membangkitkan Kebersamaan yang harmonis antara Polda Bengkulu dengan Ormas, BEM dan OKP yang ada di Provinsi Bengkulu.

“Acara seperti ini sangat berdampak positif karena bertujuan untuk secara sama-sama menjaga Provinsi Bengkulu tetap Aman dan Kondusif” ujar Solihin dalam sambutannya.

“Wadah silaturahmi Seluruh Elemen Ormas, BEM dan OKP yang ada di Provinsi Bengkulu ini akan menjadi saluran positif agar kita semua jangan mudah terpengaruh dengan permasalahan-permasalah yang berkembang, yang dapat memicu terjadinya konflik dan ketidak harmonisan di Provinsi Bengkulu” tutup Dir Intelkam Kombes.Solihin,S.Ik

Ketua Yayasan Al Fatihah Bengkulu M.Iqbal sebagai penyelenggara acara silaturahmi menyampaikan agar komunikasi ini dapat berjalan terus sebagai wadah penyampaian aspirasi.

“Harapan saya sudah jelas bahwa masalah yang dibahas tadi antara lain terkait isyu Bela Tauhid itu sudah selesai dengan tindakan hukum, karena itu  dan soal Pilpres kita jangan terprovokasi unsur unsur politik, kita boleh merayakan pesta Demokrasi akan tetapi pilihlah sesuai pilihan kita sendiri tanpa ajakan atau dorongan dari pihak manapun” urai M.Iqbal dalam pengantarnya menutup dialog.

Sedangkan tujuan diadakannya acara ini, M.Iqbal menjelaskan Pada intinya kami mengadakan acara ini agar lebih mendekatkan diri baik dari pihak kami selaku Ormas, BEM dan OKP dengan pihak Kepolisian Polda Bengkulu.

“Semua komponen wajib ikut serta terlebih Instansi terkait lainnya untuk sama sama menjaga Provinsi Bengkulu dalam keadaan aman dan kondusif” tutup M.Iqbal dalam menjelaskan kesimpulan dialog tersebut.

Kegiatan Silaturahmi selesai pukul 14.15 Wib dan diakhiri dengan sesi photo bersama.(CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here