Ditangkapnya Penjual Obat Kecantikan Illegal Mendapat Beragam Tanggapan Netizen

1
683

BengkuluKito.Com, – Pasca ditangkapnya NI (27) pemilik Apotek Paten Farma yang beralamat di Jalan Soeprapto No. 107 Kelurahan Kebun Gran Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu, karena diduga dengan sengaja mengedarkan dan memproduksi obat tanpa izin mendapat tanggapan dari beberapa masyarakat dan juga konsumen di Laman Facebook BengkuluKito.Com, Minggu (4/11/2018).

Seperti pada Akun Facebook (FB) atas nama Fitri Wulandari, menuliskan ‘ Ya ampun aku pake ini’. Lalu, di akun Ike Gustiani Helman, menuliskan ‘haduh saya pernah pake’. Kemudian, Tuty Gaddafi, ‘kita dulu juga langganan’.

Selanjutnya, di akun FB milik Elza Novita Yenti, ‘nah aku pakai ini’.

Lain halnya dengan akun, Arbepas, ia berkomentar ‘illegal bukan berarti berbahaya. Nggak usah pada lebay’. Di akun Leni, ‘illegal belum tentu berbahaya. Tunggu uji BPOM aja, itu yang membuktikan berbahaya atau tidak’.

Sementara itu, menanggapi komentar Leni, salah satu pengacara Bengkulu Usin Abdisyah Putera Sembiring menuliskan ‘kalau illegal belum tentu berbahaya, kenapa tidak diurus izinnya bu. Sebaiknya diurus izin dari BPOM, agar konsumen terlindungi’.

Menurut akun Eka Kurniati, ‘betul, illegal kan belum tentu berbahaya untuk kita pakai. Ini terkait perizinan, tunggu dulu hasil dari BPOM’.

Akun Zemi Novika, ‘aku lah bertahun-tahun makai obat tu dak taunya illegal’.

Diketahui, Kapolres Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo, sebelumnya mengatakan kasus ini berawal dari laporan masyarakat bahwa produk kecantikan yang diedarkan tersebut merupakan produk illegal tanpa memiliki izin resmi dari BPOM.

Kemudian, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni 277 buah obat siang flek dan obat malam pemutih, 2 buah obat malam jerawat,1 buah lumpang kecil ukuran kecil, 1 buah stemper ukuran kecil serta dokumen-dokumen terkait perizinan apotek tersebut. (MY)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here