JPKP Terus Kawal Perjuangan Wali Murid SDN 7, Akan Lapor dugaan Korupsi ke Jaksa Agung

1
525

BengkuluKito.Com,-  DPW Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Wilayah Propinsi Bengkulu terus memantau perkembangan perkara Ibu RT Isdarmi yang menjadi Terdakwa atas dugaan pencemaran nama baik Kepala Sekolah SDN 7 Kota Bengkulu.

Pendampingan dan pemantauan proses hukum dalam perkara ini menjadi perhatian DPP, jadi kami diminta melakukan advokasi dan bantuan hukum,  Hal ini disampaikan oleh Ketua DPW JPKP Propinsi Bengkulu Jontua Manik saat diwawancarai di Pengadilan Negeri Bengkulu kemarin.

“Kami mendampingi ibu Isdarmi sejak dia dan beberapa perwakilan wali murid berkeluh kesah atas adanya pungutan ke wali murid dan intimidasi anak-anak jika tidak membayar maka tidak akan diberi raport” urai Jontua Manik disela-sela persidangan.

Ditambahkan Jontua Manik, kami justru memandang ada sesuatu yang aneh, ketika ada partisipasi masyarakat dalam menjaga marwah dunia pendidikan yang bersih dari dugaan pungli malah menjadi Terdakwa Pencemaran Nama baik.

“Kami melihat ada suatu kejanggalan, perkara ibu Isdarmi ini cenderung dipaksakan dan masih abu-abu (absurd), harusnya dibuktikan dulu apakah ada Pungli dan Intimidasi ? Pembuktian itu kan bisa dilakukan oleh inspektorat, Sidak atau Pansus Komisi 3 DPRD Kota Bengkulu, atau disidik Tipikor Polda atau Pidsus Kejati/Kejari, ini koq malah nafsu sekali menaikkan perkara ini dipersidangan ?” Terang Ketua DPW JPKP Jontua Manik.

“Kalian lihat kan tadi saksi Kepala Sekolah saat diperiksa ? Dia akui koq kalo ada pungutan sebesar Rp.5.000,- perminggu permurid, ada tabdatangannya di bukti yang ditunjukkan Penasihat Hukum tadi” lanjut Jontua Manik.

Menurut Jontua Manik, sudah seharusnya jaksa tindak pidana khusus atau Tipikor Polda Bengkulu melakukan pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama antara Kepala Sekolah dan Ketua Komitenya.

“Kalau mereka (jaksa/polisi) lambat, maka DPW JPKP Propinsi Bengkulu yang akan menyampaikan laporan dugaan tindak pidana korupsi itu, jelas itu adalah suatu fakta persidangan yang terbuka untuk umum, jadi bukan rahasia lagi” terang Jontua Manik.

Baca Juga : Hakim ingatkan “hati-hati” Kepala Sekolah salah kelola, bisa dipenjara !

Untuk diketahui, dalam persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik (29/10/2018) lalu, pemeriksaan dilakukan pada Saksi Pelapor yakni Kepala sekolah SDN 7 Kota Bengkulu Apriyanti. (CW1).

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here