Ratusan Mahasiswa Tolak PLTU Batu Bara Teluk Sepang

0
91

BengkuluKito.Com, – Ratusan Mahasiwa yang tergabung dalam Aliansi Tolak PLTU Batu Bara Bengkulu menggelar aksi tolak PLTU batu bara di depan halaman Kantor Gubernur Provinsi Bengkulu. Senin ( 29/10/2018).

Diketahui peserta aksi tiba di depan halaman Kantor Gubernur Bengkulu sekitar pukul 09.30 WIB.

Koordinator lapangan (Korlap) aksi tolak PLTU batu bara Teluk Sepang, Jon Kenedi menyatakan aksi ini merupakan rangkaian panjang bentuk penolakan PLTU Batu Bara Teluk Sepang.

“Tuntutannya adalah cabut izin lingkungan PT Tenaga Listrik Bengkulu oleh Plt Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah,” ucapnya.

Ditambahkan Jon Kenedi, dasar pencabutan izin tersebut adalah adanya beberapa kejanggalan dalam proses pemberian izin PLTU termasuk persetujuan warga yang sejak awal menolak proyek ini.

“Pemerintah terus saja abai pada rakyat yang sudah paham dan mengambil keputusan menolak proyek sejak awal. Kami juga telah mengkaji bahwa ada tindakan cacat hukum dalam proses pembangunan PLTU salah satunya melanggar dokumen tata ruang provinsi dan kota,” jelasnya.

Sementara itu warga teluk sepang, Hamidin mengatakan bahwa sejak awal telah tegas menolak proyek PLTU Batu Bara di Kelurahan Teluk Sepang.

“Aspirasi ini telah kami sampaikan dengan aksi unjuk rasa saat peletakan batu pertama proyek pada tahun 2016 lalu,” ungkapnya.

Namun, kata Hamidin, suara masyarakat diabaikan begitu saja hingga saat ini. Karena itu penolakkan terhadap proyek ini terus diperjuangankan oleh warga lokal.

“Kami tidak akan berhenti berjuang karena masa depan anak cucu kami di Teluk Sepang dipertaruhkan,” pungkas Hamidin. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here