Sumpah Pemuda, Ketua KNPI Bengkulu Ajak Pemuda Tidak Terprovokasi Isu Perpecahan

0
86

BengkuluKito.Com, – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90 pada 28 Oktober 2018, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Bengkulu, Febri Yurdiman, mengajak seluruh pemuda di Bengkulu untuk berperan aktif mengawal pesta demokrasi di Indonesia pada 2019 mendatang dan tidak ikut terprovokasi isu perpecahan.

Kata Febri, peran mengawal pesta demokrasi tersebut dapat dilakukan dengan aktif mengkampanyekan Pemilu damai dan tidak ikut terprovokasi dengan isu-isu yang membuat perpecahan. Terutama isu-isu yang berkaitan dengan suku, agama dan ras.

Terlebih, sambung Febri, saat ini provokasi tersebut kerap dijumpai di media sosial. Dimana pengguna media sosial didominasi oleh anak-anak muda.

“Saat ini banyak sekali isu-isu politik identitas yang dimainkan di media sosial. Sasarannya tentu adalah anak-anak muda. Tentu ini tidak baik dan dapat menimbulkan perpecahan,” ujar pemuda asal Putri Hijau tersebut.

“Untuk itu saya mengajak seluruh pemuda Bengkulu untuk berperan aktif mengawal pesta demokrasi ini,” imbaunya.

Menurut Febri, dengan energi yang lebih kuat, waktu yang lebih banyak, pikiran yang lebih kritis dan tidak terikat oleh apa pun, pemuda seharusnya menjadi duta demokrasi. Peran tersebut tentunya berguna untuk membangun Indonesia yang lebih baik lagi.

Selain ikut menangkal berkembangnya isu politik identitas jelang Pemilu 2019, Febri juga mengimbau pemuda ikut mengawasi jalannya pesta demokrasi lima tahunan itu agar berjalan dengan adil. Termasuk mengawasi politik uang.

“Pemuda harus jadi duta demokrasi. Artinya selain ikut menangkal isu politik identitas, peran pemuda mengawasi money politik juga sangat penting. Karena peran pemuda ini lah yang nantinya menentukan masa depan bangsa dan daerah Bengkulu yang kita cintai ini,” pungkasnya. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here