Puluhan Calon Kader Mapasta IAIN Curup Ikuti Latihan Silat

0
238

BengkuluKito.Com, – Guna persiapan Pendidikan Dasar (Diksar) ke-XVIII tahun 2018 Mahasiswa Pecinta Alam STAIN (Mapasta) Curup, Jum’at (26/10/2018) siang puluhan calon kader mengikuti latihan fisik berupa silat di Lapangan basket IAIN.

Silat tersebut merupakan salah satu bentuk latihan fisik yang disiapkan sebelum peserta berangkat ke lapangan guna mengikuti Diksar. Tujuannya, agar tubuh selalu sehat dan menumbuhkan mental peserta Diksar.

Latihan silat calon anggota Mapasta IAIN Curup

Kata Ketua panitia Diksar Mapasta, M. Hiksan Sanjaya, proses perekrutan kader tersebut dimulai sejak tanggal 1- 21 September 2018.

Adapun rangkaian Diksar, sambung Hiksan, dimulai dari Pra Diksar berupa pembukaan pendaftaran anggota dan dilanjutkan dengan test fisik calon anggota. Lalu, materi ruang tentang kepecintaalaman dan keorganisasian.

Selanjutnya, terang Hiksan, peserta mengikuti ujian tertulis dari materi ruang yang telah disampaikan dan simulasi materi Diksar berupa, PPGD, Navigasi darat (Navdar), dan Survival.

Kemudian, peserta melakukan karantina alat pribadi dan kelompok yang akan dibawa saat pelaksanaan Diksar.

“Diksar dilaksanakan dari tanggal 1-4 November 2018 bertempat di Hutan Mahoni, Damar, Pinus (Madapi) Kawasan TNKS Desa Pal VIII Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong,” jelasnya yang masih duduk disemester 3 Jurusan Hukum Keluarga Fakultas Syariah IAIN Curup.

Hiksan menambahkan, peserta yang akan berangkat Diksar sekitar 35 orang yang terdiri dari 12 laki-laki dan 23 perempuan.

Calon peserta Diksar Mapasta IAIN Curup

Disisi lain, Ketua Umum Mapasta, Fevo Wahyu Anugerah, menjelaskan tujuan digelarnya Diksar ini karena merupakan program kerja wajib tahunan pengurus Mapasta.

“Tujuannya untuk menambah wawasan tentang kepecintaalaman dan keorganisasian. Sesuai dengan temanya ‘aktualisasi diri terhadap organisasi dan fenomena alam melalui pendidikan dasar,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu calon peserta Diksar, Johan Renaldo mengungkapkan dirinya mengikuti kegiatan Diksar tersebut untuk mengetahui apa dan bagaimana organisasi yang bercirikan alam itu.

“Mapasta ini kan kegiatannya di alam bebas. Jadi saya ingin tahu bagaimana sih cara melestarikan alam dengan benar dan apa alam itu sebenarnya,” paparnya yang masih duduk disemester I jurusan Hukum Tata Negara (HTN) Islam Fakultas Syariah, IAIN Curup. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here