Wakajati: Kendala Menelusuri Harta Koruptor, Mereka Pura-Pura Miskin

0
114

BengkuluKito.Com, – Wakajati Bengkulu, Rorogo Zega mengungkapkan salah satu kendala dalam menelusuri harta kekayaan koruptor adalah mereka pura-pura miskin.

Demikian disampaikannya saat digelar Workshop Nasional dengan tema Penguatan Koordinasi Dalam Optimalisasi Pemulihan Aset Terkait Penyelesaian Uang Pengganti (UP), Kamis (25/10/2018) pagi di Kantor Kejati Bengkulu.

Dalam sambutannya, Wakajati mengatakan pemulihan keuangan negara adalah proses yang harus dilakukan oleh setiap penegak hukum.

“Kegiatan workshop nasional ini tujuannya bagaimana cara Jaksa eksekutor bisa menelusuri semua harta kekayaan milik pelaku korupsi. Apabila hakim memutuskan pidana uang pengganti,” tuturnya.

Kata Rorogo, melalui diskusi workshop ini pihaknya harus mempunyai cara strategis untuk memulihkan aset negara khususnya pemulihan aset akibat kejahatan pelaku tindak pidana korupsi.

“Dalam workshop ini nanti, setiap kendala untuk menelusuri harta benda pelaku koruptor akan terjawab,” terangnya.

Diungkapkannya, salah satu kendala untuk menelusuri harta kekayaan pelaku koruptor ini yaitu, mereka pura pura miskin, pura pura tidak memiliki harta, dan mereka berusaha untuk menyembunyikan hartanya.

“Kita berusaha untuk menemukan harta kekayaan pelaku korupsi apabila ada putusan hakim yang menyatakan pelaku harus membayar uang pengganti,” ungkapnya.

Dijelaskan Rorogo, uang pengganti ini adalah pidana tambahan. Ini yang perlu JPU siasati selaku eksekutor untuk mencari dan bagaimana cara menyita seluruh aset terpidana.

Diketahui, kegiatan workshop tersebut berlangsung selama dua hari terhitung sejak hari ini hingga Jumat besok, dengan peserta seluruh Jaksa eksekutor di jajaran Kejati Bengkulu. (CW3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here