Kajari Sebut Penggunaan Perwal Nomor 36 Tahun 2015 Itu Salah

0
75

BengkuluKito.Com, – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu, Emilwan Ridwan menyebutkan Peraturan Walikota (Perwal) Bengkulu Nomor 36 tahun 2015 untuk pembayaran dana Beban Kerja (BK) tidak salah.

Sesuai dengan hasil penyidikan, yang salah adalah penggunaan Perwal. Kalau Perwalnya betul karena pembuatan Perwal untuk pembayaran dana BK itu sudah melalui proses.

“Perwalnya betul tidak ada masalah. Tetapi Perwal itu digunakan sebelum masa berlakunya,” ungkap Kajari, Kamis (25/10/2018).

Kata Emilwan, sesuai dengan hasil penyidikan Perwal Nomor 36 tersebut mulai berlakunya bulan Agustus 2015. Tetapi Perwal itu digunakan untuk membayar dana BK sejak Januari 2015, ini kesalahannya.

“Perwal itu jelas berlakunya bulan Agustus bukan Januari. Ini yang membuat adanya penyimpangan. Kalau Perwal itu produk yang dikeluarkan melalui proses. Intinya kasus ini masih dalam pengembangan,” paparnya.

Sebelumnya, Rabu 24 Oktober 2018 kemarin penyidik Kejari Bengkulu sudah resmi menetapkan 4 orang tersangka dan langsung dijebloskan ke dalam Rutan Malabero Bengkulu.

Adapun keempat tersangka yakni, Ikhsanul Arif alias Itang, M Sofyan, Emiyati, dan Yulian Firdaus. (CW3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here