Ada ‘Doa 10 Juta Umat Untuk Negeri’ di Bengkulu

0
81

BengkuluKito.Com, – Sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah bencana alam gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan sekitarnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, segera menggelar ‘do’a sejuta umat untuk negeri’ pada 10 November 2018 mendatang.

Adapun yang menjadi tujuan, agar terciptanya Bengkulu damai, aman, tentram tanpa ada perbuatan maksiat.

“Di Palu dan sekitarnya sekarang mereka sedang berjuang untuk bangkit dari keterpurukan. Karena itu, kita juga harus menjaga kewaspadaan di Bengkulu ini karena masih banyak perbuatan maksiat terjadi,” ungkap Walikota Bengkulu, Helmi Hasan, Senin (22/10/2018).

Kata Helmi, doa 10 juta umat untuk negeri persiapannya sudah hampir 50% berjalan dan siapa saja yang hadir nanti akan dikonfirmasi.

Peserta yang hadir, ada dari perwakilan lima agama, rumah ibadah dan lain-lain.

“Kita berdoa agar tidak terjadi kemaksiatan dan tentu hal tersebut harus dimusnahkan,” tegasnya.

Karena itu, sambung Helmi, Wakil walikota Bengkulu Dedy Wahyudi sudah diberikan wewenang untuk memperingatkan tempat-tempat di kawasan pantai panjang yang diduga masih ada praktek-praktek prostitusi.

“Apabila sampai ada yang melegalkan prostitusi, akan kita tindak tegas,” ujarnya.

Ditambahkan Helmi, tidak ada toleransi untuk praktek-praktek prostitusi. Undang-Undang juga sudah melarang dengan tegas, apalagi dirinya mendapat kabar masyarakat mulai resah beberapa tempat melegalkan prostitusi.

“Malu kita nanti 10 juta umat datang kesini, tapi suasananya tidak baik. Apalagi pemuka agama dan pihak keamanan juga turut membantu mensukseskannya,” tutupnya. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here