Beragam Atraksi di Launching ‘Pasar Singgah Bung Karno’

0
67

BengkuluKito.Com, – Provinsi Bengkulu segera merilis destinasi digital. Grand launchingnya akan dilakukan Sabtu (20/10/2018).

Nama sarat nilai pun telah dipilih. Pasar kekinian besutan Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Bengkulu ini diberi label ‘Pasar Singgah Bung Karno’.

Sejarah besar dimiliki Bengkulu. Wilayah ini jadi tempat kelahiran Fatmawati, Istri Presiden Soekarno dan Ibu Negara RI pertama dari rentang 1945-1967.

Fatmawati juga menjadi penjahit Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih. Bendera ini dikibarkan pada saat upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.

Menegaskan kebesaran pendiri bangsa, nama ‘Bung Karno’ diadopsi secara utuh. Sebab, Bung Karno juga pernah menjalani pengasingan di Bengkulu.

Rumah Pengasingan Bung Karno bahkan masih berdiri hingga saat ini. Lebih spesial lagi, lokasi Pasar Singgah Bung Karno ada di sebelah Rumah Pengasingan Bung Karno.

Tim Promosi Pasar Singgah Bung Karno Kumaedi mengatakan, sejarah jadi pesan bagi publik.

“Destinasi digital GenPI Bengkulu akhirnya diberi nama Pasar Singgah Bung Karno. Sebelumnya ada banyak usulan nama yang masuk. Kami memang sepakat untuk menyertakan kata ‘Bung Karno’ dalam nama pasar. Hingga akhirnya, nama Pasar Singgah Bung Karno disepakati bersama,” ungkapnya.

Pasar Singgah Bung Karno berada di Jalan Sukarno Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Peluncurannya akan dimulai pukul 15.00 WIB. Beragam agenda terbaik sudah disiapkan untuk memeriahkan pesta launching ini.

Meski agenda inti baru digelar sore, namun rangkaiannya sudah berlangsung sejak siang.

Mulai pukul 13.00 WIB, Pasar Singgah Bung Karno menggelar Lomba Mewarnai Anak-Anak Usia 2-5 Tahun.

Jelang launching, Tari Persembahan disajikan. Mereka berasal dari sanggar tari di Bengkulu. Agenda berikutnya adalah pengukuhan GenPI Kota Bengkulu.

Usai upacara ritual selesai, agenda dilanjutkan dengan beragam parade seni budaya. Ada Tari Kreasi Baru dan Ikan-Ikan.

Sebagai salah satu kekuatan budaya The Land of Rafflesia, Ikan Ikan merupakan kombinasi tarian dan syair. Ikan Ikan ini biasanya menjadi atraksi di Festival Tabut.

“Beragam budaya terbaik Bengkulu kami tampilkan. Ikan Ikan ini sangat khas. Biasanya selalu disajikan dalam Festival Tabut. Kini, Ikan Ikan bisa dinikmati di program launching Pasar Singgah Bung Karno,” ujar Kuma, panggilan Kumaedi.

Pertunjukan Monolog disajikan mulai pukul 16.10 WIB. Monolog tersebut dilakukan oleh Sanggar Kepahiang.

Berikutnya, dibuka panggung Stand Up Comedy. Bagi yang suka live music, Pasar Singgah Bung Karno menyediakan band.

“Launching ini pun terbuka bagi umum. Kami ingin semua bergembira di sini,” katanya.

Usai dilaunching, Pasar Singgah Bung Karno ini akan beroperasi dua kali sepekan.

Pasar aktif setiap hari Sabtu dan Minggu. Beragam kuliner terbaik disajikan. Beberapa di antaranya adalah Lemang Tapai, Kue Cucur, Pendap, Sate Lokan, hingga Sate Gurita. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here