6 Perusahaan Menunggak BPJS, 15 Belum Terdaftar

0
53

BengkuluKito.Com, – Sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu dengan BPJS Kesehatan terkait permintaan kepada Jaksa Pengacara Negara (JPN) untuk meminta perusahaan-perusahaan memenuhi kewajiban agar mematuhi BPJS Kesehatan. Kamis, (18/10/2018) empat perusahaan memenuhi undangan Kejari.

Kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, Emilwan berdasarkan catatan Kejaksaan Negeri yang didapat dari BPJS kesehatan, dari 21 sebanyak 6 perusahaan yang menunggak iuran BPJS kesehatan.

Sedangkan 15 perusahaan lainnya belum mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS kesehatan.

“Atas dasar surat kuasa itu, pihak kita mengundang beberapa perusahaan. Dari catatan kami hari ini 4 perusahaan memenuhi kewajibannya untuk membayar iuran BPJS kesehatan tersebut yang nilainya bervariatif dan apabila di akumulasikan sekitar Rp. 10 jutaan,” ujar Emilwan

Sedangkan salah satu perusahaan lainnya, sambung Emilwan, tidak memenuhi undangan. Namun mereka langsung ke BPJS dengan besaran Rp. 104 juta dan satu perusahaan lagi masih tahap koordinasi.

Kendati demikian, terang Emilwan pihaknya terus mengimbau kepada perusahaan-perusahaan agar memenuhi undangan dan 15 perusahaan yang belum terdaftar agar segera mendaftarkan diri ke BPJS.

“Kami hanya menerima daftar data rill perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya. Dari 21 ini ada yang masih menunggak, dan kita imbau bagi yang belum mendaftar agar segera memenuhi kewajibannya,” imbaunya.

Diketahui, sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara BPJS Kesehatan dengan Kejari Bengkulu, melalui Kasi Datun Kejari dan empat orang jaksa meminta perusahaan-perusahaan yang dilaporkan menunggak hadir memenuhi undangan dan segera memenuhi kewajiban. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here