Bantah Isu Limbah, PT SIL Mendapat Proper Biru BLH

0
200

BengkuluKito.Com,- Manajemen PT Sandabi Indah Lestari (SIL) membantah adanya persoalan limbah pabrik pengolahan di Desa Lubuk Banyau. Hal ini terkait dengan pemberitaan disalah satu media online di Bengkulu.

Bantahan tersebut disampaikan langsung oleh General Manager Ir. Maswar Puguh Prayudi di kantornya (17/10/2018).

“Pabrik kami sudah memenuhi standard Instalasi Pengelolaan Limbah (IPAL) yang diterapkan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH). Limbah akhir memang mengalir ke sungai, namun setelah itu bersih dengan kandungan COD dan BOD yang sudah aman,” ujar General Manajer yang biasa dipanggil Pak Yudi.

Ditambahkan Yudi, pabrik pengelolahan minyak sawit (CPO) ini setiap bulan diperiksa dan limbahnya diuji oleh BLH. Kepatuhan atas Baku Mutu dan IPAL dinilai melalui proper, dan Alhamdulillah PKS Lubuk Banyau ini mendapatkan Proper Biru, yang berarti Clean dan lestari.

“PKS Lubuk Banyau ini setiap bulan diperiksa IPAL melalui mekanisme proper, dan kami mendapat penilaian proper Biru. Artinya limbah kami bersih dan tidak berbahaya,” tegas Yudi sambil menunjukkan proses pengelolahan limbah.

Mengenai masalah sumur bor yang direncanakan, lanjut Yudi, sekitar sebulan yang lalu sudah dibahas dengan pihak perangkat Desa Lubuk Banyau.

“Kami sudah membuat sumur bor 2 titik, selanjutnya menunggu dari pihak Kades Lubuk Banyau. Pembangunan sumur bor sisanya akan dibahas dengan warga kembali, prinsipnya kami menunggu musyawarah dari pihak desa,” terangnya.

Sementara itu, Pengacara PT. SIL Usin Abdisyah Putra Sembiring, justru mempertanyakan tudingan Lulus Triyono tersebut sebagai upaya mencari ketenaran belaka.

“Jangan asal menuding saja, terlebih menuduh tanpa dasar. Cara-cara tersebut tidak baik, kalau bicara banyak untuk sekedar menebar isu dan membuat peta konflik tanpa dasar, itu juga punya implikasi hukum,” tegasnya saat dikonfirmasi melalui Whatsapp.

Ditambahkan Usin, mekanisme pemeriksaan limbah di BLH sudah diatur dan ada penilaian. Ada prosedur yang ketat berlaku pada penilaian limbah dan tidak sembarangan. SIL sudah melakukan prosedur itu dan terbukti mendapatkan Proper Biru.

Terkait adanya rencana pihak Lulus Triyono akan melakukan demo ke PT.SIL? pengacara yang juga tokoh LSM di Provinsi Bengkulu ini hanya menanggapi santai.

“Saya sudah menghubungi manajemen dan pihak tokoh masyarakat desa. Tudingan tersebut tidak benar, dan statement ancaman “SIL dimassakan” seperti dikutip disalah satu media menjadi catatan buat kami. Kebetulan saya juga udah lama nggak demo,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Lubuk Banyau Zinurman membantah adanya isu masyarakat akan demo terkait dengan PT.SIL.

“Tidak benar adanya rencana demo/massa yg akan ke PT SIL. Justru beberapa aparat desa sedang merencanakan pembahasan proyek sumur bor ini, apakah akan diteruskan atau diganti dengan hal lain yang setara tapi lebih bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat saat ini,” ujarnya.

Ditambahkan Zinurman, perihal limbah PKS itu sudah lama, dan bukan menjadi masalah lagi bagi masyarakat.

“Bahkan anak saya saja sering mandi dan memancing di sungai tersebut dan aman-aman saja,” ungkapnya. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here