Kasasi Ditolak, KPK Eksekusi RM dan Isteri

0
200

BengkuluKito.Com, – Jaksa KPK, Rabu (3/10/2018) sore mengeksekusi terpidana mantan Gubernur Bengkulu periode 2016-2021, Ridwan Mukti (RM) dan Isteri Lily Martiani Maddari, dalam perkara Tindak pidana korupsi (Tipikor) berupa suap Proyek Pembangunan Jalan di Provinsi Bengkulu Tahun 2017.

Keduanya dieksekusi, setelah pihak Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan putusan menolak kasasi yang diajukan kedua terdakwa dan menguatkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Bengkulu untuk keduanya, yakni 9 tahun penjara dan denda Rp. 400 juta Subsidair 8 bulan kurungan.

Selain itu, Ridwan Mukti juga dikenakan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik untuk tidak dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun.

Salah satu tim pengacara terpidana, Abdusy Syakir, menyebutkan dirinya membenarkan telah dilakukannya eksekusi oleh jaksa eksekutor KPK terhadap kliennya.

“Ya, eksekusi sudah dilakukan terhadap mereka berdua oleh jaksa eksekutor,” tulisnya dalam pesan singkat, Kamis (4/10/2018).

Kemudian, sambung Syakir, kedua terpidana menjalani penahanan di Bengkulu.

“Menurut KPK kasasi yang diajukan keduanya ditolak, namun sampai sekarang kita belum menerima pemberitahuan secara resmi,” pungkasnya.

Diketahui, dua terpidana lainnya yang terlibat dalam perkara ini dan sedang menjalani hukuman yakni Direktur PT Statika Mitra Sarana, Jhony Wijaya dan Kontraktor, Rico Dian Sari.

Adapun jumlah Barang Bukti (BB) berupa uang tunai yang berhasil diamankan pihak KPK saat dilakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebesar Rp. 1 miliar dari jumlah fee yang disepakati senilai Rp. 4,7 miliar. (MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here