Pecahkan Rekor Muri, 1945 Orang Jahit Bendera Merah Putih di Bengkulu

0
89

BengkuluKito.Com, – Bertempat di Jalan Fatmawati Kelurahan Penurunan Kota Bengkulu, tepatnya di rumah Ibu Fatmawati, Minggu (30/9/2018) pagi sekitar pukul 08.00 WIB sebanyak 1945 orang memecahkan rekor muri menjahit bendera merah putih, dalam rangka Kirab Satu Negeri.

Kata Sekjen DPP GP Anshor, Abdul Rochman atau biasa disapa Adung, secara khusus pihaknya datang dari pusat ke Provinsi Bengkulu guna memeriahkan kegiatan tersebut.

“Kita berpesan agar kegiatan ini dibuat meriah dan spesial sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kita kepada masyarakat Bengkulu terutama Ibu Fatmawati dan Bung Karno yang telah memproklamasikan kemerdekaan Indonesia,” ucapnya sebagai pihak yang menginisiasi kegiatan tersebut.

Di rumah yang bersejarah ini, dirinya juga memberikan penghormatan kepada masyarakat Bengkulu, yang dapat melaksanakan penjahitan bendera merah putih dan diikuti 1945 orang.

“Kita menjahit bendera merah putih secara bersama -sama dan mudah-mudahan akan bisa memecahkan rekor muri Indonesia sehingga bapak dan ibu sekalian bisa menjadi bagian dari sejarah Indonesia,” tuturnya.

Adung menambahkan, tujuan kedatangan pihaknya ke Bengkulu ini ada empat, salah satunya ingin memperkokoh kebangsaan dan semangat nasionalisme yang berdasarkan pada Bineka Tunggal Ika, Pancasila, dan UUD 1945.

Kedua, pihaknya juga menginginkan agar ajaran agama baik itu Islam, Hindu, Kristen, dan lainnya bisa di fungsikan sebagai rahmat atau sumber kasih sayang.

“Ketiga, kita ingin mengajak bersama-sama masyarakat menjadi cinta damai. Keempat, kita ingin masyarakat Indonesia ini menjadi bangsa yang tauladan maupun inspirasi bagi dunia. Dengan berbagai hal yang ada di Indonesia berupa keanekaragamannya baik itu suku, agama, ras dan budaya,” jelasnya.

Disisi lain, Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Dengan kegiatan ini, akan memperkokoh eksistensi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945. Selain itu juga, akan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mengaplikasikan kerukunan ditengah kehidupan bermasyarakat. Kita tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia bisa rukun dan damai dengan berbagai keragamannya,” paparnya.

Terhimpun, saat kegiatan pemecahan rekor muri berlangsung hadir juga Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung, Rektor Unib, Danlanal, Danrem, pejabat Pemprov dan beberapa pengurus Ansor dari setiap kabupaten, serta para tamu undangan dan juga masyarakat Kota Bengkulu. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here