Diduga Loloskan Calon Titipan, Nama Calon KPUD Benteng 6 Besar Hilang

0
600

BengkuluKito.Com, – Dugaan meloloskan calon titipan terjadi pada proses seleksi fit and proper test 7 calon yang diumumkan oleh KPU RI khusus penyeleksian terhadap calon Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu Tengah.

Salah seorang calon Komisioner KPU, Suparman, mengaku jika namanya yang sebelumnya masuk dalam barisan enam besar ternyata tidak dimasukkan dalam 7 nama yang akan ikut Fit and Propertest.

Padahal, sambung Suparman, namanya masuk dalam pengumuman KPU RI sebagai calon PAW pada penentuan 3 Anggota KPUD Kabupaten Bengkulu Terpilih.

“Berdasarkan Pengumuman KPU RI No.588/PP.06.Pu/05/KPU/VI/2018 nama saya masuk 6 besar calon PAW anggota KPUD Benteng terpilih,” kata Suparman.

Pengumuman itu semua publik atau masyarakat tahu.

“Tapi kenapa saat penambahan 2 orang dan 5 orang calon PAW yang diumumkan nama saya malah hilang? ujarnya.

Lebih lanjut, Suparman mengatakan justru 2 orang calon KPUD Benteng yang telah menjadi Caleg diumumkan dan dipanggil menjalani fit and propert test.

“Ada apa ini? Saya menduga ada kepentingan calon lain yang ingin dimasukkan KPU RI” ucapnya.

Daftar nama Suparman masuk dalam 6 besar KPUD Bengkulu Tengah

Ditambahkan Suparman, sesuai aturan yang ada untuk penambahan anggota itu akan diambil dari tujuh nama yang masuk dalam urutan tujuh besar PAW kemarin.

Nama suparman sudah masuk 6 besar, namun justru hilang ditambahan 7 besar sebagaimana pengumuman KPU RI.

“Yang saya pertanyakan mengapa nama saya tidak tercantum dalam barisan tujuh besar yang akan mengikuti Fit and Propertest di Grage Horison Hotel hari ini. Kalau dinilai secara logis otomatis saya ikut dong, ini malah nama saya hilang dari barisan itu. Menurut saya itu ada kejanggalan dan merugikan saya sebagai calon anggota KPU,” tegasnya.

Daftar pengumuman KPU RI tambahan 7 nama dan nama Suparman tidak ada (hilang)

Atas keputusan tersebut, pengumuman KPU RI dinilai sudah mematikan kesempatan Suparman dengan menghilangkan namanya di pengumuman. Karena itu, Suparman akan melakukan upaya hukum demi keadilan.

“Menyikapi kejanggalan yang terjadi, saya akan mencari keadilan dan meminta untuk pihak yang berwenang membatalkan nama calon yang bakal mengikuti Fit and Propertest hari ini sebelum ada titik terang mengapa nama saya hilang,” tutur suparman.

Dari 7 nama yang diumumkan, sudah ada yang terdaftar menjadi DCT Caleg yang otomatis akan digugurkan oleh KPU yakni Masrizal dan M. Darmawan yang akan ikut kontestasi di Pemilu 2019.

“Dengan begitu mereka (KPU) mudah menggugurkan. Artinya tinggal mereka memilih 5 nama yang tersisa dan salah satunya nama yang menggantikan saya secara urutan peringkat nilai,” terangnya.

“Nah, siapa nama yang diselipkan menggantikan saya itu KPU Provinsi sudah pasti mengetahui,” ungkapnya.

Masih menurut Suparman, jadi KPU RI dan KPU Provinsi harus transparan dalam hal ini, jika tidak dibatalkan ada hak orang lain yang diabaikan.

“Jika saya digugurkan dan tidak dimasukkan, berikan alasan kenapa saya gugur dan tidak masuk dalam 7 besar tersebut. Bukankah KPU RI juga dalam suratnya memerintahkan sebelum pelaksanaan fit and propert test harus memverifikasi 7 nama yang diumumkan tersebut. Tahap ini yang tidak dijalankan oleh mereka,” tutup Suparman.

Baca juga : 7 nama calon tambahan KPUD Kepahiang ada Caleg

Diketahui, Minggu (30/9/2018) KPU RI bersama KPUD Provinsi Bengkulu menggelar fit and proper test tambahan Anggota KPUD Kabupaten/Kota se Provinsi Bengkulu. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here