Kuasa Hukum Walhi Bengkulu Sebut Perihal ‘Drone’ Itu Tidak Substansi

0
286

BengkuluKito.Com, – Menanggapi gagalnya proses peninjauan lapangan oleh para pihak penggugat , tergugat dan turut tergugat perihal alat drone, salah satu tim kuasa hukum Walhi Bengkulu, Arie Elcaputera, menegaskan bahwa keberadaan drone tersebut bukan hal yang substansi.

“Bahwa tujuan kita dalam perkara ini melakukan peninjauan lokasi adalah guna persamaan persepsi dan melihat kondisi di lapangan seperti apa dan bagaimana,” ujarnya, Jum’at (28/2018).

Untuk persoalan drone, sambung Arie, itukan alat yang akan digunakan untuk memudahkan dalam melihat secara visual kondisi alam yang mengalami pencemaran dan kerusakan lingkungan.

“Nah apabila para pihak tergugat dan turut tergugat tidak bersepakat penggunaan drone, inikan agak aneh, seperti ada hal yg ditutup-tutupi atau hal lain yang tidak boleh publik ketahui,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Walhi Bengkulu mengajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum dan Pemulihan Lingkungan Hidup Terhadap PT KRU Sebagai Tergugat, Pemda Provinsi Bengkulu, BKSDA & Ekosistem Wilayah Bengkulu, Dinas ESDM Provinsi, DLHK Provinsi dan Bupati Benteng sebagai Turut Tergugat.

Dengan tidak tercapainya kesepakatan dalam mediasi pada Kamis lalu, lanjut Arie, pihaknya siap melanjutkan ke sidang pokok perkara.

“Kami siap melanjutkan sidang ke pokok perkara dan membuktikan seluruh dalil-dalil gugatan kami,” demikian Arie Elcaputera yang juga akademisi di salah satu universitas swasta di Provinsi Bengkulu. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here