Wawali Sebut Ada Dua Aset Kota Bengkulu Diserahkan ke Provinsi

0
33

BengkuluKito.Com, – Wakil walikota (Wawali) Bengkulu, Dedi Wahyudi menyebutkan di jaman Pejabat Walikota, Budiman Ismaun, sebelumnya itu ada dua aset Kota Bengkulu yang diserahkan ke pemerintah provinsi, Rabu (26/9/2018).

Adapun dua aset tersebut yakni Pantai Panjang dan Taman Remaja.

Kata Dedi, sebelum malam pelantikkan dirinya dan Walikota Bengkulu, Helmi Hasan berkunjung ke rumah Plt.gubernur.

Beliau (Plt gubernur) menyampaikan taman remaja itu diperiode Pejabat walikota, Budiman Ismaun, sudah menyerahkan dua aset kota yakni pantai panjang dan taman remaja ke Pemprov Bengkulu dan Plt gubernur sudah mengeluarkan SK tersebut.

“Tapi beliau menyampaikan, bilamana pihak pemerintah kota ingin membangun atau menata kembali kawasan itu maka pemerintah provinsi akan mempersilahkan dan akan dikembalikan lagi ke kota. Hal ini akan kita tunggu,” ujarnya.

Kalau memang benar adanya, sambung Dedi, nanti pihak pemerintah kota akan kelolah dan ada beberapa pilihan.

“Pertama kita kembalikan pada fungsi awal sebagai taman satwa atau kedua kita jadikan taman ruang terbuka hijau,” ucapnya.

Jadi kalau sekarang ini ada taman yang representatif seperti di taman berkas, maka kedepan akan ada duplikasi taman berkas yang kurang lebih nanti sebagai tempat interaksi sosial. Masyarakat bisa berkumpul disana dan beraktivitas.

“Sesuai dengan visi dan misi, kami akan menata kota ini dengan taman-taman kota. Nanti lahan-lahan kosong seperti di Simpang Kandis yang masih kurang teratur akan kita tata,” terangnya.

Ditambahkan Dedi, kemungkinan sentuhannya itu sedikit di 2018 dari anggaran perubahan. Tapi di Tahun 2019 akan kembali ditata sehingga target untuk setiap kecamatan dan kelurahan akan ada taman-taman kota bisa tercapai.

Kemungkinan pihak ketiga sebagai pengelola taman remaja? Dedi menjawab, prinsip pemerintahan itu kalau ada pihak ketiga yang akan membangun dan itu sistem bagi hasil, kenapa harus menggunakan APBD.

“Jadi kita sedang mencari pihak ketiga yang kira-kira pas untuk mengelolah itu. Kalau kiranya nanti taman satwa akan kita cari,” demikian Dedi Wahyudi. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here