Penyuap Bupati BS Nonaktif Minta Ditahan di Rutan Manna

0
22

BengkuluKito.Com, – Pengadilan Tipikor Bengkulu, Rabu,(26/9/2018) pagi kembali menggelar sidang lanjutan terdakwa Juhari alias Jukak kasus suap fee proyek kepada Bupati Bengkulu Selatan (BS), Dirwan Mahmud dengan agenda pembacaan pledoi oleh terdakwa dan Penasihat Hukum (PH).

Dalam pembelaan khusunya, terdakwa Juhari mengatakan meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim. Menurutnya, selama proses persidangan dirinya sudah terbuka dan mengungkap fakta yang sebenarnya.

Kemudian, terdakwa meminta agar denda tidak sebanyak tuntutan yang disampaikan dalam tuntutan penuntut umum. Ia juga meminta agar dieksekusikan penahanan ke Rutan Manna Bengkulu Selatan.

“Saya minta kepada majelis hakim dan penuntut umum agar saya bisa ditahan di Rutan Manna,” ungkapnya dimuka persidangan.

Sementara itu, Julita selaku pengacara terdakwa mengatakan apapun vonis yang di jatuhkan oleh majelis pihaknya menghargai putusan tersebut. Namun dirinya tetap berharap, semoga majelis hakim memberikan putusan yang seadil-adilnya.

“Yang jelas semua keberatan kita terkait dengan putusan majelis hakim nantinya kita hargai. Tetapi kita harap majelis hakim mempertimbangkan semua upaya hukum yang telah kita lakukan,” demikian Julita. (CW3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here